Methyl 5-Methylsalicylate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan sering digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan senyawa aromatik dan turunannya. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan dasar dalam reaksi substitusi dan reaksi kimia lainnya yang memerlukan kelarutan dan reaktivitas tertentu.
Methyl 5-Methylsalicylate memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat larut dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Karakteristik ini membuatnya mudah digunakan dalam berbagai proses sintesis dan analisis kimia. Selain itu, senyawa ini juga memiliki aroma yang khas, yang bisa menjadi indikator visual dalam beberapa reaksi kimia.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan industri bahan kimia. Karena sifatnya yang stabil dan aplikasi yang luas, senyawa ini menjadi pilihan yang relevan untuk berbagai eksperimen dan pengembangan produk baru.
- Digunakan dalam sintesis senyawa aromatik untuk pengembangan obat dan bahan farmasi
- Cocok untuk reaksi substitusi pada posisi hidroksil dalam senyawa fenol
- Bisa menjadi bahan baku dalam pembuatan ester dengan struktur kompleks
- Dapat digunakan dalam analisis kualitatif untuk mengidentifikasi senyawa aromatik
- Memiliki potensi dalam penelitian bahan kimia yang berhubungan dengan aroma dan rasa
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 22717-57-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Methyl 5-Methylsalicylate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan cahaya langsung. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam penggunaan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kebocoran atau kontaminasi.
—
