Methyl 5-Acetylsalicylate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia dan sintesis molekul kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa-senyawa lain yang memiliki aplikasi medis atau farmakologis. Senyawa ini memiliki struktur kimia yang sederhana namun sangat penting dalam proses reaksi kimia tertentu.
Methyl 5-Acetylsalicylate memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah diubah melalui reaksi kimia tertentu, seperti hidrolisis atau esterifikasi. Karena sifat ini, senyawa ini sering dipilih dalam eksperimen yang memerlukan reaktivitas tinggi dan kontrol yang baik terhadap reaksi kimia. Selain itu, senyawa ini memiliki aroma yang khas, yang memudahkan dalam identifikasi visual selama proses eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, produk ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, terutama dalam bidang kimia organik dan farmakologi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini sebagai bahan dasar untuk sintesis senyawa obat atau bahan bantu dalam uji kelayakan reaksi kimia.
- Sintesis senyawa obat dalam penelitian farmakologi
- Uji reaktivitas senyawa dalam reaksi kimia organik
- Pembuatan bahan bantu untuk analisis kromatografi
- Pengembangan produk kosmetik yang mengandung bahan aktif
- Penelitian tentang sifat kimia senyawa ester
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 16475-90-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Methyl 5-Acetylsalicylate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi dan penguapan. Simpan di tempat sejuk dan kering, jauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Saat menangani bahan ini, gunakan sarung tangan dan perlengkapan pelindung lainnya untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mengurangi risiko kecelakaan di laboratorium.
—
