Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 35250-53-4

(2-Mercaptoethyl)pyrazine TCI M1845

(2-Mercaptoethyl)pyrazine TCI M1845

Identitas Kimia

No. CAS
35250-53-4
PubChem
CID 61945·SID 87559155
Rumus molekul
C6H8N2S
Berat molekul
140.21 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-pyrazin-2-ylethanethiol
SMILES
C1=CN=C(C=N1)CCS
InChIKey
QKVWBAMZPUHCMO-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.670.550,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.670.550,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M1845 (2-Mercaptoethyl)pyrazine adalah senyawa heterosiklik yang memadukan cincin pirazina bernitrogen dua dengan rantai samping etil yang berujung gugus tiol bebas. Perpaduan ini menghasilkan molekul bifungsi: cincin aromatik pirazina menyediakan dua atom nitrogen pendonor elektron, sementara gugus sulfhidril di ujung rantai merupakan salah satu nukleofil paling reaktif dalam kimia organik. Di laboratorium, senyawa ini dipakai baik sebagai blok bangunan sintesis maupun sebagai senyawa acuan dalam kajian aroma, mengingat turunan pirazina bersulfur dikenal sebagai penyumbang nuansa aroma sangrai dan panggang.

Karakteristik unggulnya bertumpu pada gugus tiol yang serbaguna. Tiol mudah membentuk ikatan tioeter melalui substitusi terhadap alkil halida, mengalami adisi Michael pada akseptor tak jenuh, dan berpartisipasi dalam reaksi tiol-ena yang berlangsung cepat serta efisien. Gugus yang sama juga berikatan kuat dengan permukaan logam mulia seperti emas dan perak, sehingga senyawa ini dapat menambatkan cincin pirazina ke permukaan nanopartikel atau elektroda. Bersamaan dengan itu, kedua nitrogen pada cincin pirazina dapat berkoordinasi pada pusat logam transisi, sehingga molekul ini berpotensi menjadi ligan dengan dua mode pengikatan berbeda.

Laboratorium di Indonesia memanfaatkan senyawa semacam ini pada riset flavor produk pangan berbasis reaksi Maillard, pengembangan sensor elektrokimia bermodifikasi permukaan, serta sintesis ligan dan senyawa bioaktif. Tersedianya kemasan satu gram dan lima gram memudahkan penyesuaian antara keperluan uji pendahuluan berskala kecil dan pekerjaan sintesis yang lebih intensif.

  • Modifikasi permukaan emas dan perak melalui pembentukan lapisan tunggal mandiri, karena gugus tiol berikatan kuat dengan permukaan logam mulia secara spontan dan teratur.
  • Sintesis tioeter terfungsionalisasi pirazina, sebab gugus tiol mudah bereaksi dengan alkil halida maupun akseptor Michael pada kondisi basa ringan.
  • Penelitian aroma sangrai pada produk pangan, mengingat pirazina bersulfur merupakan kelas senyawa penting yang terbentuk selama proses pemanggangan dan reaksi Maillard.
  • Pembuatan ligan bidentat untuk kompleks logam transisi, karena nitrogen cincin dan belerang rantai samping dapat mengikat pusat logam pada dua titik berbeda.
  • Penyiapan probe dan konjugat biomolekul, sebab gugus tiol dapat disambungkan pada maleimida sehingga kerangka pirazina dapat ditempelkan ke peptida atau protein.

Merek TCI
Nomor CAS 35250-53-4
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik cairan pada suhu ruang
Penyimpanan simpan sejuk, tertutup rapat, terlindung cahaya, sebaiknya di bawah gas inert

Simpan botol dalam keadaan tertutup sangat rapat di tempat sejuk, gelap, dan berventilasi baik; penyimpanan dingin di bawah selubung gas inert sangat dianjurkan karena gugus tiol mudah teroksidasi oleh udara membentuk disulfida yang menurunkan kemurnian. Seluruh penimbangan dan pemindahan wajib dilakukan di dalam lemari asam karena baunya sangat tajam dan terdeteksi pada kadar sangat rendah; alat gelas bekas pakai sebaiknya segera direndam larutan pemucat sebelum dicuci. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, jauhkan dari oksidator kuat, serta ikuti lembar data keselamatan bahan.

—