Pyrazine adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik, dengan struktur dasar yang terdiri dari dua atom nitrogen dalam lingkaran aromatik. Bahan ini sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang organik dan farmakologi. Pyrazine memiliki sifat kimia yang stabil, namun dapat bereaksi dengan berbagai reaktan dalam kondisi tertentu. Dalam laboratorium, pyrazine digunakan sebagai bahan dasar untuk membangun senyawa baru yang memiliki aktivitas biologis tertentu.
Pyrazine memiliki struktur yang sederhana namun sangat bermakna dalam sintesis senyawa heterosiklik. Senyawa ini sangat populer karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa kompleks dengan variasi struktur. Sifat kimia dan reaktivitasnya yang baik menjadikannya pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia.
Di laboratorium Indonesia, pyrazine digunakan secara luas dalam penelitian bidang kimia organik, farmakologi, dan material. Bahan ini sering ditemukan dalam proyek penelitian yang bertujuan mengembangkan senyawa baru dengan aktivitas biologis, seperti obat atau bahan kimia industri. Ketersediaannya dan kestabilannya menjadikannya bahan yang sangat diminati oleh para peneliti dan praktisi kimia.
Brosur TCI (PDF)
- Organic Linker Molecules for Metal Organic Frameworks (MOFs) 2026-05-11 · hal. 5
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan bahan kimia industri dengan struktur kompleks
- Penelitian bidang farmakologi untuk pengujian aktivitas biologis
- Pengembangan material kimia dengan sifat tertentu
- Analisis struktur molekuler dalam studi kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 290-37-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Pyrazine sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari sumber panas dan sinar matahari langsung. Karena sifat kimia yang relatif stabil, bahan ini tidak memerlukan kondisi penyimpanan khusus selama penyimpanan jangka pendek. Namun, dalam penggunaan, perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk memastikan keselamatan dalam penanganan.
- Barman dkk. (2026). A Comprehensive Review on Cu(II) Complexes With Pyrazine or Pyrazine Derivatives: Synthesis, Characterization, Crystal Engineering, Magnetic, and Biological Applications. ChemistrySelect doi:10.1002/slct.74689
- Foks dkk. (2006). Studies on Pyrazine Derivatives. Part 44. Synthesis and Tuberculostatic Activity of 4‐Substituted 3,4,5,6‐Tetrahydro‐2H‐[1,2′]‐bis‐pyrazine Derivatives.. ChemInform doi:10.1002/chin.200612156
- Hamra dkk. (1998). Influence of Solvent Effects on the Basicity of Pentaammine(pyrazine)ruthenium(II) and Pentacyano(pyrazine)ruthenate(II) Ions: A Density Functional Study. Inorganic Chemistry doi:10.1021/ic9711224
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Organic-Inorganic Hybrid MaterialsMetal Organic Frameworks (MOF) and Their Raw MaterialsOrganic Linker Molecules [Metal Organic Frameworks (MOFs) Precursors]
- Polymer/Macromolecule ReagentsMetal Organic Frameworks (MOF) and Their Raw MaterialsOrganic Linker Molecules [Metal Organic Frameworks (MOFs) Precursors]
