Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 57683-71-3

Methyl 2-(Aminosulfonyl)benzoate TCI M1866

Methyl 2-(Aminosulfonyl)benzoate TCI M1866

Identitas Kimia

No. CAS
57683-71-3
PubChem
CID 42546·SID 87559466
Rumus molekul
C8H9NO4S
Berat molekul
215.23 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(N)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
methyl 2-sulfamoylbenzoate
SMILES
COC(=O)C1=CC=CC=C1S(=O)(=O)N
InChIKey
VSOOBQALJVLTBH-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 584.850,00
Harga reguler Harga obral Rp 584.850,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M1866 Methyl 2-(Aminosulfonyl)benzoate, dikenal pula sebagai metil 2-sulfamoilbenzoat, adalah senyawa aromatik yang membawa gugus ester metil dan gugus sulfonamida primer pada posisi orto satu sama lain. Susunan orto ini sangat khas dan menjadikannya bahan antara yang penting dalam kimia organik, karena kedua gugus dapat bereaksi secara intramolekul membentuk cincin heterosiklik belerang-nitrogen. Di laboratorium, senyawa ini banyak dipakai sebagai blok bangun kunci untuk membangun kerangka sakarin, benzotiadiazina, serta berbagai turunan sulfonilurea yang menjadi objek penelitian kimia medisinal maupun kimia pertanian.

Keunggulan senyawa ini terletak pada kombinasi dua gugus fungsi yang saling melengkapi. Gugus sulfonamida primer menyediakan nitrogen nukleofilik sekaligus proton yang cukup asam, sehingga mudah diaktifkan dengan basa dan digandengkan dengan elektrofil seperti isosianat atau karbamat. Sementara itu, gugus ester metil berperan sebagai gugus karbonil terlindung yang dapat dihidrolisis atau diserang secara intramolekul pada tahap penutupan cincin. Jarak orto antara keduanya memberikan geometri yang mendukung pembentukan cincin lima atau enam anggota dengan efisien, sehingga reaksi berjalan dengan hasil yang baik dan produk sampingan yang relatif sedikit.

Di Indonesia, bahan ini dibutuhkan oleh laboratorium sintesis organik di perguruan tinggi dan lembaga riset, serta unit penelitian dan pengembangan industri yang menggarap bahan aktif maupun senyawa antara. Ketersediaan dua pilihan kemasan, dua puluh lima gram dan lima ratus gram, memberi keleluasaan: kemasan kecil untuk tahap eksplorasi dan optimasi kondisi reaksi, sedangkan kemasan besar mendukung sintesis skala persiapan yang memerlukan bahan baku seragam dalam jumlah banyak.

  • Sintesis turunan sulfonilurea: gugus sulfonamida primer siap digandengkan dengan isosianat atau karbamat untuk membentuk jembatan urea yang menjadi inti golongan ini.
  • Pembuatan kerangka sakarin dan benzoisotiazol: penataan orto antara ester dan sulfonamida mendukung penutupan cincin intramolekul dengan efisiensi yang baik.
  • Riset kimia medisinal: dipakai sebagai bahan antara dalam penyusunan molekul kandidat yang mengandung gugus sulfonamida sebagai farmakofor penting.
  • Sintesis heterosiklik bernitrogen dan belerang: menjadi bahan awal andalan untuk membangun cincin benzotiadiazina dan kerangka sejenis dalam penelitian sintesis organik.
  • Penyiapan senyawa antara skala persiapan: kemasan besar memungkinkan rangkaian sintesis bertingkat yang membutuhkan konsistensi bahan baku dari satu lot yang sama.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode produk M1866
Nomor CAS 57683-71-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g dan 500 g
Bentuk fisik turunan benzena bersulfonamida, umumnya padatan; konfirmasi pada label dan CoA lot
Penyimpanan tempat sejuk dan kering, terhindar dari kelembapan, wadah tertutup rapat sesuai anjuran produsen

Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sinar matahari langsung maupun sumber panas. Gugus ester dan sulfonamida sama-sama dapat terpengaruh oleh kelembapan serta basa kuat, sehingga wadah sebaiknya tidak dibiarkan terbuka lama, terutama pada ruangan dengan kelembapan tinggi. Untuk kemasan besar, sebaiknya bahan dipindahkan ke botol kerja yang lebih kecil agar stok utama tidak terpapar berulang kali. Gunakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta timbang di area berventilasi atau lemari asam. Jauhkan dari asam kuat, basa kuat, dan bahan pengoksidasi, dan kelola limbahnya sesuai prosedur laboratorium.

—