Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 69812-51-7

Methyl 4-(Chlorosulfonyl)benzoate TCI M3910

Methyl 4-(Chlorosulfonyl)benzoate TCI M3910

Identitas Kimia

No. CAS
69812-51-7
Kemurnian
>98.0%(T)
Harga reguler Rp 2.359.350,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.359.350,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M3910 Methyl 4-(Chlorosulfonyl)benzoate adalah bahan awal aromatik bifungsional yang membawa gugus sulfonil klorida dan gugus ester metil pada posisi para satu sama lain pada cincin benzena. Senyawa ini banyak digunakan sebagai reagen penghubung dalam sintesis organik karena kedua gugus fungsinya memiliki reaktivitas yang sangat berbeda sehingga dapat diolah secara berurutan. Di laboratorium, bahan ini menjadi pintu masuk utama menuju pembuatan sulfonamida tersubstitusi, sulfonat ester, dan berbagai molekul yang memerlukan jembatan aromatik kaku dengan dua titik sambung.

Sifat utama yang membuatnya dipilih adalah keaktifan gugus sulfonil klorida yang bereaksi cepat dengan amina primer maupun sekunder membentuk ikatan sulfonamida yang stabil, biasanya pada kondisi ringan dengan bantuan basa penangkap asam. Sementara itu, gugus ester metil tetap bertahan selama tahap tersebut dan dapat dihidrolisis menjadi asam karboksilat atau diubah menjadi amida pada langkah berikutnya. Orientasi para menjaga geometri molekul tetap linier sehingga cocok untuk membangun kerangka yang terdefinisi. Senyawa ini berwujud padatan pada suhu ruang dan bersifat peka terhadap kelembapan karena gugus sulfonil kloridanya mudah terhidrolisis.

Di laboratorium Indonesia, reagen ini banyak dimanfaatkan pada penelitian sintesis senyawa obat, pembuatan ligan, serta modifikasi polimer dan bahan fungsional. Kemasan 5 gram dan 25 gram sesuai untuk kegiatan optimasi reaksi maupun pembuatan bahan antara dalam jumlah yang cukup. Mengingat sifatnya yang peka air, pemilihan ukuran kemasan yang sesuai dengan rencana pemakaian sangat membantu menjaga mutu bahan hingga pemakaian terakhir.

  • Sintesis sulfonamida: gugus sulfonil klorida bereaksi cepat dengan amina membentuk ikatan sulfonamida stabil yang sangat umum dijumpai pada molekul obat.
  • Pembuatan bahan penghubung bifungsional: dua gugus fungsi berbeda pada posisi para memungkinkan penyambungan dua fragmen molekul secara berurutan dan terkendali.
  • Modifikasi permukaan dan polimer: reagen ini dipakai memasukkan gugus sulfonil aromatik pada rantai polimer atau permukaan material fungsional.
  • Derivatisasi analitik: sulfonil klorida aromatik sering digunakan untuk menandai senyawa beramina agar lebih mudah dideteksi pada analisis kromatografi.
  • Sintesis ligan dan kerangka terkoordinasi: gugus ester dapat dihidrolisis menjadi asam karboksilat sebagai titik pengikat logam setelah tahap sulfonamidasi selesai.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry)
Nomor CAS 69812-51-7
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5 g dan 25 g
Bentuk fisik padatan pada suhu ruang, peka terhadap kelembapan
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, wadah tertutup rapat, hindari kontak dengan air sesuai label pemasok

Simpan bahan ini dalam wadah aslinya yang tertutup sangat rapat di tempat sejuk dan kering, sebaiknya di dalam desikator atau lemari khusus bahan peka kelembapan. Gugus sulfonil klorida mudah terhidrolisis oleh uap air dan menghasilkan asam klorida, sehingga kontak dengan air, basa, maupun alkohol harus dihindari selama penyimpanan. Buka wadah hanya di dalam lemari asam, gunakan spatula kering, dan tutup kembali segera setelah pengambilan. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pelindung penuh, dan jas laboratorium karena bahan bersifat korosif serta iritatif terhadap kulit, mata, dan saluran pernapasan. Ikuti lembar data keselamatan bahan dari pemasok sebelum digunakan.

—