Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 127589-63-3

Methyl 3-Chloro-2,2,3,3-tetrafluoropropionate TCI M1902

Methyl 3-Chloro-2,2,3,3-tetrafluoropropionate TCI M1902

Identitas Kimia

No. CAS
127589-63-3
PubChem
CID 2782496·SID 87559763
Rumus molekul
C4H3ClF4O2
Berat molekul
194.51 g/mol
Kemurnian
>97.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
methyl 3-chloro-2,2,3,3-tetrafluoropropanoate
SMILES
COC(=O)C(C(F)(F)Cl)(F)F
InChIKey
YHMRYDXPCZSESQ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.510.950,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.510.950,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Methyl 3-Chloro-2,2,3,3-tetrafluoropropionate dari TCI dengan kode katalog M1902 adalah ester terfluorinasi yang membawa empat atom fluor sekaligus satu atom klor pada rantai propionat pendeknya. Senyawa ini tergolong fluorinated building block, yaitu bahan awal yang dirancang untuk memindahkan fragmen kaya fluor ke dalam molekul target. Di laboratorium, keberadaan bahan semacam ini sangat berharga karena pembentukan ikatan karbon-fluor secara langsung sering kali sulit dan mahal, sehingga jauh lebih praktis memulai sintesis dari kerangka yang sudah mengandung fluor sejak awal.

Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah gabungan dua titik reaktif yang berbeda dalam satu molekul. Gugus ester metil dapat dihidrolisis, direduksi, atau diubah menjadi amida dan alkohol terfluorinasi, sementara atom klor pada ujung rantai menyediakan tapak untuk substitusi maupun transformasi lanjutan. Atom fluor yang berdekatan dengan gugus ester juga meningkatkan sifat penarik elektron secara kuat, sehingga karbon karbonilnya menjadi lebih elektrofilik dan reaktivitasnya terhadap nukleofil meningkat. Fragmen tetrafluoro pada rantai memberi kontribusi pada lipofilisitas, stabilitas metabolik, dan sifat permukaan senyawa hasil, yang menjadi alasan utama pemanfaatan gugus fluoroalkil dalam rancangan molekul modern.

Di Indonesia, bahan ini digunakan pada laboratorium riset kimia organik lanjut, kimia medisinal, serta pengembangan material fungsional dan agrokimia di lingkungan perguruan tinggi maupun lembaga penelitian. Ketersediaan kemasan 1 g memudahkan uji coba awal dan optimasi kondisi reaksi, sedangkan kemasan 5 g mendukung tahap sintesis yang lebih lanjut ketika rute reaksi sudah terbukti berjalan baik dan membutuhkan bahan awal dalam jumlah lebih besar.

  • Sumber fragmen tetrafluoroalkil dalam kimia medisinal, karena gugus kaya fluor kerap meningkatkan stabilitas metabolik dan lipofilisitas kandidat molekul obat.
  • Prekursor alkohol dan amida terfluorinasi, sebab gugus ester metilnya mudah direduksi maupun diaminolisis menjadi turunan fungsional yang bermanfaat.
  • Bahan awal sintesis monomer dan material fungsional, karena rantai fluoroalkilnya menyumbang sifat permukaan rendah energi pada polimer atau lapisan hasil.
  • Reagen penelitian agrokimia, sebab substitusi fluor pada kerangka molekul sering mengubah profil aktivitas dan ketahanan senyawa terhadap degradasi lingkungan.
  • Substrat kajian metodologi reaksi senyawa organofluorin, karena atom klor terminalnya menyediakan tapak reaktif tambahan untuk transformasi dan penggandengan lanjutan.

Merek TCI (Tokyo Chemical Industry), kode katalog M1902
Nomor CAS 127589-63-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Fluorinated Building Blocks
Ukuran kemasan 1 g dan 5 g
Bentuk fisik cairan pada suhu ruang
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari kelembapan serta cahaya

Simpan ester terfluorinasi ini dalam wadah kaca tertutup rapat dan letakkan di lemari bahan kimia yang sejuk, kering, serta berventilasi baik. Gugus ester rentan terhadap hidrolisis, sehingga wadah harus terlindung dari kelembapan udara dan sebaiknya ditutup segera setelah pemakaian. Karena bahan berupa cairan yang dapat menguap, seluruh pemindahan dan pengukuran sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam menggunakan syringe atau pipet kaca. Kenakan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pelindung, dan jas laboratorium untuk mencegah kontak dengan kulit maupun mata. Jauhkan dari basa kuat, sumber panas, dan nyala api terbuka.

  • Ferguson dkk. (1997). Mechanism and Stereochemistry of the Reaction of Dichloroplatinum(II) Complexes with Diazo Compounds. X-ray Structures of Four Key Products: [(2R,3R)-Bis(diphenylphosphino)butane]chloro- [(S)-chloro(methoxycarbonyl)methyl]platinum(II), (η4-1,5-Cyclooctadiene)[3-chloro-5-(dimethoxyphosphonyl)-2- methoxy-4,1,2-platinaoxaphospholane P-oxide], (R,R)-[Chloro(dimethoxyphosphonyl)methyl][chloro- (trimethylsilyl)methyl](1,5-cyclooctadiene)platinum(II), and Chloro[chloro(dimethoxyphosphonyl)methyl](η4-1,5-cyclooctadiene)platinum(II). Organometallics doi:10.1021/om9607964

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.