TCI M2186 622405-78-1 Methyl-PEG4-NHS Ester adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi biokimia dan biomedis. Bahan ini merupakan salah satu senyawa PEGylated yang sering digunakan untuk modifikasi protein, lipid, atau molekul lainnya. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai alat untuk meningkatkan stabilitas, solubilitas, dan biokompatibilitas molekul target.
Methyl-PEG4-NHS Ester memiliki struktur molekuler yang khusus, dengan ujung NHS (N-hydroxysuccinimide) yang sangat reaktif. Karakteristik ini memungkinkan senyawa ini untuk berikatan secara selektif dengan gugus amina pada protein atau molekul biologis lainnya. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk berikatan dengan efisiensi tinggi dan spesifik, sehingga meminimalkan reaksi sampingan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian terkait biomedis, farmakologi, dan bioteknologi. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga penelitian mengandalkan produk ini untuk pengembangan obat, modifikasi protein, dan penelitian terapi target. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan para peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka.
- Pengembangan obat dengan modifikasi molekuler untuk meningkatkan efektivitas dan stabilitas
- Penelitian biomedis terkait terapi target dan penghambatan protein patogen
- Modifikasi protein untuk meningkatkan solubilitas dan aktivitas biologis
- Penelitian tentang biokompatibilitas dan respons imun terhadap molekul tertentu
- Penggunaan dalam pembuatan nanopartikel dan sistem penghantaran obat
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 622405-78-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > PEGylation |
| Ukuran kemasan | 25mg |
| Bentuk fisik | Padatan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Karena sifat reaktifnya, sebaiknya dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Penggunaan harus dilakukan dalam lingkungan yang steril dan terkontrol. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
—
