2-Methyl-4-quinolinol adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering diaplikasikan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pembentukan struktur kompleks yang melibatkan cincin aromatik dan heteroatom. Sebagai salah satu komponen dasar (building block), 2-Methyl-4-quinolinol memainkan peran penting dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki aplikasi farmakologis atau industri.
Senyawa ini memiliki struktur kimia yang stabil dan reaktivitas yang cukup baik, sehingga memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi lainnya dalam kondisi tertentu. Sifat kimia dan struktur molekulnya membuatnya menjadi pilihan yang ideal dalam reaksi sintesis yang memerlukan kestabilan dan keberagaman struktur produk akhir.
Di laboratorium di Indonesia, 2-Methyl-4-quinolinol sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pembuatan senyawa obat, bahan kimia industri, dan bahan baku untuk reaksi kimia lanjutan. Bahan ini juga menjadi bagian dari program penelitian yang fokus pada sintesis senyawa heterosiklik dengan aplikasi yang luas.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi aromatik dalam kimia organik
- Pembuatan bahan baku untuk industri farmasi dan kimia
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa aromatik
- Pengembangan senyawa dengan struktur kompleks untuk aplikasi industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 607-67-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (bentuk serbuk atau kristal) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
2-Methyl-4-quinolinol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering, menjauh dari sumber cahaya langsung dan paparan udara. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan yang tahan terhadap reaksi kimia, seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena bahan ini mungkin bersifat iritatif. Pastikan proses penggunaan dilakukan dalam ruang laboratorium yang terkontrol dan mematuhi protokol keselamatan kimia.
—
