3-Nitro-4-quinolinol adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterosiklik, dan sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang unik, terdiri dari cincin quinolin yang dinitro substitusi pada posisi tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang sangat penting dalam penelitian kimia organik. Karena struktur kimianya yang kompleks, senyawa ini sering digunakan untuk menghasilkan senyawa-senyawa yang memiliki aktivitas biologis tertentu.
3-Nitro-4-quinolinol memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap paparan panas dan sinar UV. Karena sifat ini, senyawa ini memerlukan penanganan yang hati-hati dalam proses sintesis dan penyimpanan. Senyawa ini juga memiliki daya reaktivitas yang tinggi, sehingga cocok untuk reaksi kimia yang membutuhkan aktivasi tertentu.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmakologi dan sintesis senyawa bioaktif. Peneliti di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset sering memanfaatkan senyawa ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi klinis.
- Sintesis senyawa bioaktif untuk penelitian farmakologi
- Pengembangan obat baru melalui modifikasi struktur kimia
- Penelitian tentang aktivitas antioksidan dan anti-inflamasi
- Pembuatan senyawa intermediet dalam sintesis senyawa kompleks
- Uji reaktivitas senyawa heterosiklik dalam reaksi kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 50332-66-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya matahari langsung dan kelembapan tinggi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti plastik atau gelas. Dalam penanganan, harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk mencegah kontak langsung. Senyawa ini juga perlu dikelola dengan hati-hati karena memiliki sifat reaktif yang tinggi.
—
