Moxonidine adalah senyawa kimia yang digunakan dalam penelitian farmakologi dan biokimia untuk mempelajari mekanisme kerja obat yang terkait dengan sistem saraf. Bahan ini termasuk dalam kategori reagen penelitian farmasi, dan digunakan untuk eksperimen yang berkaitan dengan aktivitas farmakologis dan efek fisiologis pada tubuh. Sebagai reagen yang sangat spesifik, Moxonidine sering digunakan dalam studi tentang aktivitas antagonis reseptor, terutama pada reseptor alpha-2 adrenergik.
Moxonidine memiliki sifat kimia yang stabil dan memungkinkan penggunaan dalam berbagai kondisi laboratorium. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks, sehingga memerlukan prosedur penanganan yang tepat untuk memastikan keakuratan hasil eksperimen. Karena sifatnya yang tidak beracun dalam dosis tertentu, Moxonidine sering dipilih sebagai bahan penelitian yang aman dan efektif.
Di laboratorium Indonesia, Moxonidine digunakan dalam berbagai penelitian bidang farmakologi dan biomedis. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya dan kemampuannya untuk memberikan data yang akurat dalam studi efek farmakologis. Peneliti di Indonesia sering memanfaatkan Moxonidine untuk memahami mekanisme kerja obat dan pengembangan terapi baru.
Brosur TCI (PDF)
- Pharmaceutical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-03-09 · hal. 21
- Moxonidine digunakan dalam studi efek farmakologis pada sistem saraf untuk memahami mekanisme kerja obat.
- Bahan ini cocok untuk eksperimen yang mengevaluasi aktivitas antagonis reseptor alpha-2 adrenergik.
- Moxonidine dapat diterapkan dalam penelitian tentang pengaruh obat pada tekanan darah dan metabolisme.
- Senyawa ini digunakan dalam uji aktivitas biologis untuk pengembangan obat baru.
- Moxonidine sering dipakai dalam penelitian yang mengeksplorasi efek neuroprotektif pada berbagai kondisi medis.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 75438-57-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Pharmaceutical Research Reagents |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung. |
Moxonidine harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk menjaga kualitasnya. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi, seperti plastik atau kaca, untuk mencegah reaksi kimia. Selama penanganan, perlu diperhatikan kehati-hatian dalam penggunaan untuk menghindari kontaminasi atau kebocoran. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat mengambil atau memproses bahan ini.
- - (2008). Metabolic and antihypertensive effects of moxonidine and moxonidine plus irbesartan in patients with type 2 diabetes mellitus and mild hypertension: a sequential, randomized, double-blind clinical trial. Obesity and metabolism doi:10.14341/2071-8713-5236
- Schachter dkk. (2003). ANTIHYPERTENSIVE EFFICACY OF MOXONIDINE IN PRIMARY CARE: A ‘REAL‐LIFE’ STUDY. International Journal of Clinical Practice doi:10.1111/j.1742-1241.2003.tb10537.x
- &NA; (1991). First launch for moxonidine. Inpharma Weekly doi:10.2165/00128413-199108130-00058
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antihypertensive Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Biochemicals and ReagentsPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Neurotransmitter Agent Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Antihypertensive Ingredients (for Research and Experimental Use)
- Pharmaceutical Development and Drug Discovery ResearchPharmaceutical Research Reagents (for Experimental Use)Neurotransmitter Agent Ingredients (for Research and Experimental Use)

