Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 69414-26-2

4-Methylumbelliferyl alpha-L-Arabinopyranoside TCI M3025

4-Methylumbelliferyl alpha-L-Arabinopyranoside TCI M3025

Identitas Kimia

No. CAS
69414-26-2
PubChem
CID 24802319·SID 354335028
Rumus molekul
C15H16O7
Berat molekul
308.28 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-methyl-7-[(2S,4R,5S)-3,4,5-trihydroxyoxan-2-yl]oxychromen-2-one
SMILES
CC1=CC(=O)OC2=C1C=CC(=C2)O[C@H]3C([C@@H]([C@H](CO3)O)O)O
InChIKey
JWIYLOHVJDJZOQ-ZPDOSGOPSA-N
Harga reguler Rp 1.353.450,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.353.450,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M3025 dengan nomor CAS 69414-26-2 adalah 4-Methylumbelliferyl alpha-L-Arabinopyranoside, substrat fluorogenik untuk mengukur aktivitas enzim alfa-L-arabinosidase. Senyawa ini menghubungkan satuan gula arabinosa dalam konfigurasi alfa-L kepada 4-metilumbeliferon. Pemutusan ikatan glikosidik oleh enzim melepaskan kumarin berpendar sehingga aktivitas enzim dapat diikuti secara fluorometrik. Substrat semacam ini menjadi alat penting bagi peneliti yang mempelajari perombakan hemiselulosa, khususnya rantai samping arabinosa yang menempel pada tulang punggung arabinoksilan dan arabinan pada dinding sel tumbuhan.

Karakteristik yang membuatnya dipilih adalah kepekaan deteksi yang tinggi serta kejelasan hasil yang diperolehnya. Enzim arabinosidase sering hadir dalam jumlah kecil di dalam campuran enzim lignoselulolitik, dan substrat kromogenik biasa kerap tidak cukup peka untuk mendeteksinya. Format fluorogenik mengatasi keterbatasan tersebut dengan memberikan sinyal kuat bahkan pada aktivitas rendah. Spesifisitas konfigurasi alfa-L memastikan hanya enzim yang sesuai yang bereaksi, sehingga hasil tidak tercampur oleh aktivitas glikosidase lain. Bentuk serbuk yang stabil memudahkan penimbangan dalam jumlah kecil dan penyiapan larutan kerja yang konsisten antar percobaan.

Bagi laboratorium Indonesia, substrat ini relevan pada penelitian enzim untuk pengolahan biomassa pertanian seperti tongkol jagung, ampas tebu, dan bagas, yang kaya akan arabinoksilan. Laboratorium teknologi pangan memakainya dalam kajian enzim penjernih sari buah, sementara laboratorium pakan ternak meneliti enzim pemecah serat. Kemasan 50 miligram dan 250 miligram memberi pilihan sesuai intensitas pengujian yang dijalankan masing-masing laboratorium.

Brosur TCI (PDF)

  • Penetapan aktivitas alfa-L-arabinosidase, karena pelepasan 4-metilumbeliferon memberikan sinyal pendar kuat yang sebanding dengan jumlah enzim aktif.
  • Kajian perombakan hemiselulosa, sebab arabinosidase melepaskan rantai samping arabinosa yang menghalangi kerja enzim pemecah tulang punggung xilan.
  • Penapisan mikroba lignoselulolitik, mengingat format pelat mikro memungkinkan banyak isolat diuji bersamaan dengan kebutuhan biakan yang sangat sedikit.
  • Riset enzim untuk industri sari buah, karena aktivitas arabinosidase berkaitan dengan kejernihan produk dan pencegahan pembentukan kekeruhan selama penyimpanan.
  • Pengembangan campuran enzim pakan ternak, sebab pengukuran aktivitas yang akurat diperlukan untuk menyusun formula enzim pemecah serat yang efektif.

Merek TCI
Nomor CAS 69414-26-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Chemical Biology > Glycoscience
Ukuran kemasan 50mg, 250mg
Bentuk fisik umumnya padatan kristalin putih hingga hampir putih
Penyimpanan simpan dingin, tertutup rapat, terlindung dari cahaya dan lembap

Tempatkan botol dalam lemari pendingin, tetap dalam wadah aslinya yang tertutup rapat dan terlindung cahaya, karena inti kumarin peka terhadap sinar ultraviolet maupun cahaya ruangan yang terus-menerus. Biarkan botol menyesuaikan suhu ruang sebelum dibuka agar serbuk tidak menyerap uap air. Larutan induk sebaiknya dibuat dalam pelarut yang sesuai, dibagi menjadi alikuot sekali pakai, dan disimpan beku dalam tabung gelap untuk mencegah penurunan mutu akibat siklus beku-cair. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Gunakan spatula bersih serta kering, dan segera tutup kembali wadah setelah pengambilan.

—