TCI M3060 adalah Metamizole Sodium Salt dengan nomor CAS 68-89-3, senyawa turunan pirazolon yang juga dikenal dengan nama dipiron. Dalam konteks laboratorium, bahan ini dipakai sebagai senyawa acuan dan reagen penelitian, bukan sebagai sediaan obat jadi. Metamizol merupakan salah satu analgesik-antipiretik yang paling banyak diteliti secara farmakologi maupun analitik, sehingga keberadaannya di rak laboratorium biasanya berkaitan dengan pengembangan metode analisis, kajian metabolisme, studi stabilitas, atau penelitian mekanisme kerja obat pada tingkat molekuler dan seluler.
Karakteristik yang membuat garam natrium ini praktis digunakan adalah kelarutannya yang baik dalam air, jauh melampaui bentuk asam bebas analog. Sifat tersebut memudahkan pembuatan larutan standar berair untuk kromatografi cair kinerja tinggi, elektroforesis kapiler, maupun uji spektrofotometri, tanpa perlu pelarut organik tambahan yang bisa mengganggu sistem deteksi. Sebagai senyawa yang dikenal peka terhadap kelembapan dan oksidasi, metamizol juga sering menjadi model dalam studi stabilitas dan degradasi terpaksa, di mana peneliti sengaja memaparkan senyawa pada kondisi ekstrem untuk memetakan produk urainya dan memvalidasi metode analisis yang bersifat stability-indicating.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini relevan bagi laboratorium kendali mutu farmasi, fakultas farmasi, dan laboratorium penelitian analitik yang mengembangkan atau memvalidasi metode penetapan kadar. Peneliti toksikologi dan laboratorium forensik juga memanfaatkannya sebagai pembanding. Kemasan 10 g dan 50 g memberi keleluasaan antara kebutuhan preparasi standar skala kecil dan pemakaian rutin untuk pengembangan metode. Produk ini ditujukan untuk penggunaan laboratorium penelitian.
- Pembuatan larutan standar untuk penetapan kadar secara HPLC, karena kelarutannya yang tinggi dalam air menghasilkan larutan jernih dan mudah diencerkan secara bertingkat.
- Pengembangan dan validasi metode spektrofotometri, sebab senyawa ini memiliki respons terukur yang konsisten sehingga cocok sebagai model penyusunan kurva kalibrasi analitik.
- Studi degradasi terpaksa dan uji stabilitas, karena kepekaannya terhadap oksidasi dan kelembapan menjadikannya contoh yang informatif untuk memetakan jalur penguraian senyawa obat.
- Penelitian farmakologi analgesik dan antipiretik, sebab mekanisme kerjanya telah banyak dilaporkan sehingga berguna sebagai pembanding terhadap senyawa kandidat baru.
- Analisis residu dan pengujian forensik-toksikologi, karena ketersediaan bahan acuan murni diperlukan untuk mengidentifikasi dan mengkuantifikasi senyawa dalam matriks sampel kompleks.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 68-89-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Enzymes, Enzyme Inhibitors, Enzyme Substrates |
| Ukuran kemasan | 10 g dan 50 g |
| Bentuk fisik | padatan/serbuk |
| Penyimpanan | simpan tertutup rapat, sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya |
Simpan serbuk dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan gelap, jauh dari bahan pengoksidasi serta sumber panas. Metamizol natrium bersifat higroskopis dan dapat terurai bila terpapar udara lembap dalam waktu lama, sehingga wadah sebaiknya hanya dibuka sebentar dan ditutup kembali segera; penggunaan desikator sangat membantu di laboratorium beriklim lembap. Larutan berair sebaiknya dibuat segar menjelang pemakaian karena kestabilannya terbatas. Gunakan sarung tangan, masker debu, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta hindari menghirup serbuk halus. Buang sisa bahan dan larutan melalui jalur limbah kimia yang berlaku.
- Kernel Networks Inc. (2019). Comparison of Lysine Clonixinate, Ketorolac and Metamizole Sodium in Scorpion Stings. Case Medical Research doi:10.31525/ct1-nct03943199
- Caliskan Salihi (2017). Adsorption Of Metamizole Sodium By Activated Carbon In Simulated Gastric And Intestinal Fluids. Journal of the Turkish Chemical Society, Section A: Chemistry doi:10.18596/jotcsa.353590
- Öztürk dkk. (2024). The embryotoxic and teratogenic effects of metamizole sodium. Anatomia, Histologia, Embryologia doi:10.1111/ahe.13101
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
