Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 2127037-35-6

cvxIAA TCI M3141

cvxIAA TCI M3141

Identitas Kimia

Nama lain
cvxIAA
No. CAS
2127037-35-6
PubChem
CID 95484423·SID 468592293
Rumus molekul
C17H15NO3
Berat molekul
281.30 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-[5-(3-methoxyphenyl)-1H-indol-3-yl]acetic acid
SMILES
COC1=CC=CC(=C1)C2=CC3=C(C=C2)NC=C3CC(=O)O
InChIKey
QVAIVXZPAOBKHG-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.916.900,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.916.900,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI M3141 cvxIAA adalah analog auksin sintetis yang dirancang khusus untuk sistem kendali sinyal auksin ortogonal pada tumbuhan. Senyawa ini merupakan pasangan ligan dari reseptor auksin hasil rekayasa, sehingga hanya dikenali oleh reseptor yang telah dimodifikasi dan praktis tidak mengaktifkan jalur auksin alami. Prinsip pasangan ligan-reseptor semacam ini memungkinkan peneliti menyalakan respons auksin pada jaringan atau tipe sel tertentu secara terarah, tanpa mengganggu keseluruhan jaringan hormon endogen tanaman. Di laboratorium biologi molekuler tumbuhan, reagen ini menjadi alat penting untuk membedah fungsi sinyal auksin dengan resolusi spasial dan temporal yang tinggi.

Sifat yang menjadikan cvxIAA berharga adalah selektivitasnya yang tinggi terhadap reseptor pasangannya, sehingga memberikan kendali eksperimental yang jauh lebih bersih dibandingkan pemberian auksin konvensional seperti IAA atau NAA. Karena tidak dikenali reseptor tipe liar, senyawa ini meminimalkan efek samping pada bagian tanaman yang tidak menjadi sasaran penelitian. Respons yang ditimbulkannya bersifat cepat dan dapat diatur berdasarkan dosis serta waktu pemberian, sehingga cocok untuk percobaan yang menuntut penyalaan sinyal secara terkendali. Sebagai padatan dengan kemasan miligram, senyawa ini biasanya dilarutkan dalam dimetil sulfoksida atau etanol untuk membuat larutan induk yang kemudian diencerkan pada medium tumbuh.

Di laboratorium Indonesia, reagen ini relevan bagi kelompok riset bioteknologi tanaman, fisiologi tumbuhan, dan genetika di perguruan tinggi maupun lembaga penelitian pertanian yang bekerja dengan Arabidopsis atau tanaman model lain. Kemasan 10 mg dan 50 mg sangat sesuai karena percobaan kultur biasanya hanya memerlukan konsentrasi mikromolar. Penyimpanan dingin dan pembuatan alikuot menjadi kebiasaan penting agar stok bertahan untuk banyak percobaan.

Kelebihan (brosur TCI)

  • Berikatan secara spesifik dengan protein reseptor TIR1 termodifikasi (concave receptor, ccvTIR1)
  • Hampir tidak berikatan dengan protein reseptor TIR1 tipe liar
  • Auksin endogen hampir tidak berikatan dengan concave receptor, sehingga bersifat saling independen

  • Penelitian sinyal auksin ortogonal, karena senyawa ini mengaktifkan reseptor hasil rekayasa secara spesifik tanpa memicu jalur auksin endogen pada jaringan lain.
  • Analisis fungsi gen respons auksin, sebab peneliti dapat menyalakan jalur sinyal pada waktu tertentu lalu mengamati perubahan ekspresi gen secara berurutan.
  • Studi perkembangan akar dan organogenesis, karena pemberian terarah memungkinkan pengamatan peran auksin pada jaringan spesifik tanpa mengubah keseimbangan hormon keseluruhan.
  • Percobaan kultur jaringan tanaman model, sebab senyawa ini dapat ditambahkan ke medium pada konsentrasi mikromolar untuk memicu respons pada galur transgenik pasangannya.
  • Pengembangan alat biologi sintetis tumbuhan, karena pasangan ligan dan reseptor rekayasa menjadi dasar sakelar kimia yang dapat dirancang untuk sistem eksperimen baru.

Dari brosur TCI

  • Analisis fenomena fisiologis dari sinyal auksin pada jaringan dan organ tertentu
  • Penelitian tertarget pada sistem organ dan jaringan yang sulit dipelajari dengan cara lain

Merek TCI
Nomor CAS 2127037-35-6
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Molecular Biology > Plant Biotechnology
Ukuran kemasan 10 mg, 50 mg
Bentuk fisik padatan; periksa penampakan pada Certificate of Analysis lot yang diterima
Penyimpanan simpan pada suhu dingin, terlindung dari cahaya dan kelembapan, sesuai anjuran label

Simpan vial dalam keadaan tertutup rapat di lemari pendingin atau pembeku sesuai anjuran label, terlindung dari cahaya dan kelembapan. Biarkan vial mencapai suhu ruang sebelum dibuka agar tidak terjadi pengembunan pada padatan yang jumlahnya sedikit. Larutan induk sebaiknya dibuat dalam pelarut steril, disaring, lalu dibagi menjadi alikuot kecil untuk menghindari siklus beku-cair berulang yang dapat menurunkan mutu. Kerjakan penimbangan dengan spatula bersih dan timbangan analitik terlindung aliran udara. Kenakan sarung tangan, kacamata pelindung, dan jas laboratorium, serta kelola limbah sesuai prosedur institusi.

—