Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 19900-65-3

4,4'-Methylenebis(2-ethylaniline) TCI M3167

4,4'-Methylenebis(2-ethylaniline) TCI M3167

Identitas Kimia

No. CAS
19900-65-3
PubChem
CID 88306·SID 468592308
Rumus molekul
C17H22N2
Berat molekul
254.37 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
4-[(4-amino-3-ethylphenyl)methyl]-2-ethylaniline
SMILES
CCC1=C(C=CC(=C1)CC2=CC(=C(C=C2)N)CC)N
InChIKey
CBEVWPCAHIAUOD-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.326.150,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.326.150,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

4,4'-Methylenebis(2-ethylaniline) dengan nomor CAS 19900-65-3 adalah senyawa diamina aromatik yang terdiri atas dua cincin anilina tersubstitusi gugus etil dan dihubungkan oleh jembatan metilena. Senyawa ini termasuk building block non-heterosiklik yang banyak digunakan pada penelitian ilmu bahan dan kimia polimer. Keberadaan dua gugus amina primer pada satu molekul menjadikannya monomer difungsional, yaitu bahan yang mampu bereaksi pada dua sisi sekaligus sehingga dapat membentuk rantai panjang atau jaringan tiga dimensi bersama pasangan reaksinya di dalam sistem polimer.

Sifat yang membuatnya dipilih terletak pada gugus etil yang menempel di posisi orto terhadap masing-masing amina. Gugus ini memberikan halangan sterik terkendali yang memperlambat laju reaksi amina dibandingkan diamina aromatik tanpa substituen, sehingga peneliti memperoleh waktu kerja lebih panjang saat mencampur dan menuang sistem resin sebelum pengerasan berlangsung. Gugus etil juga meningkatkan keterlarutan dalam medium organik dan memengaruhi kerapatan pengemasan rantai polimer yang terbentuk, sehingga berpengaruh pada suhu transisi gelas, kelenturan, serta ketahanan termal bahan akhir yang dihasilkan.

Di Indonesia, bahan ini banyak dimanfaatkan laboratorium teknik kimia, teknik material, dan pusat penelitian polimer yang mengembangkan resin epoksi, poliurea, maupun poliimida. Tersedianya kemasan 25 gram dan 100 gram memudahkan penyesuaian antara kebutuhan percobaan skala kecil untuk penapisan formulasi dan kebutuhan yang lebih besar ketika formulasi terpilih dinaikkan skalanya ke tahap pembuatan spesimen uji mekanik maupun uji ketahanan termal.

  • Pengerasan resin epoksi: kedua gugus amina primernya bereaksi dengan cincin oksirana membentuk jaringan ikat silang rapat yang menghasilkan bahan dengan kekakuan dan ketahanan kimia baik.
  • Sintesis poliurea dan poliuretana: diamina aromatik ini bereaksi dengan isosianat untuk membangun segmen kaku yang menentukan kekuatan tarik serta stabilitas termal bahan hasil.
  • Penelitian poliimida tahan panas: reaksi dengan dianhidrida menghasilkan prekursor asam poliamat yang kemudian diubah menjadi film poliimida untuk pengujian sifat termal dan mekanik.
  • Kajian pengaruh struktur monomer terhadap sifat bahan: gugus etil ortonya memungkinkan perbandingan sistematis dengan diamina sejenis guna memahami hubungan struktur dengan kinerja polimer.
  • Sintesis zat antara organik difungsional: dua gugus amina memberi peluang membangun senyawa simetris melalui asilasi, pembentukan basa Schiff, maupun reaksi kopling secara terencana.

Merek TCI
Nomor CAS 19900-65-3
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25g, 100g
Bentuk fisik diamina aromatik, ditangani sesuai keterangan bentuk pada label kemasan
Penyimpanan simpan di tempat sejuk, kering, dan terlindung cahaya dalam wadah tertutup rapat

Amina aromatik memerlukan perhatian khusus karena dapat menimbulkan iritasi dan penyerapan melalui kulit, sehingga penggunaan sarung tangan nitril, jas laboratorium lengan panjang, kacamata pelindung, dan lemari asam bersirkulasi baik bersifat wajib selama penimbangan maupun pencampuran. Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya, karena paparan udara serta cahaya dapat menyebabkan perubahan warna akibat oksidasi permukaan. Jauhkan dari zat pengoksidasi kuat, asam kuat, dan isosianat yang belum akan direaksikan. Bersihkan tumpahan segera menggunakan bahan penyerap inert, dan kelola seluruh limbah serta wadah bekas melalui prosedur limbah bahan berbahaya laboratorium sesuai lembar data keselamatan produsen.

—