Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 2459-25-8

Methyl 2-Naphthoate TCI M3169

Methyl 2-Naphthoate TCI M3169

Identitas Kimia

No. CAS
2459-25-8
PubChem
CID 137605·SID 468592309
Rumus molekul
C12H10O2
Berat molekul
186.21 g/mol
Kemurnian
>98.0%(GC)
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
methyl naphthalene-2-carboxylate
SMILES
COC(=O)C1=CC2=CC=CC=C2C=C1
InChIKey
IODOXLXFXNATGI-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 2.889.600,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.889.600,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Methyl 2-Naphthoate dengan nomor CAS 2459-25-8 adalah ester metil dari asam 2-naftoat, tersusun atas sistem aromatik naftalena yang membawa gugus ester pada posisi beta. Senyawa ini merupakan building block non-heterosiklik yang sederhana namun serbaguna, kerap hadir di laboratorium sebagai bahan antara sintesis sekaligus senyawa model. Struktur aromatik terfusinya memberikan sifat fotofisika yang menarik, sementara gugus esternya menyediakan titik masuk untuk berbagai transformasi lanjutan seperti hidrolisis, reduksi, aminolisis, maupun reaksi dengan reagen organologam pada penelitian sintesis organik sehari-hari.

Sifat yang membuatnya banyak dipilih adalah kestabilan sistem naftalena yang dipadukan dengan gugus ester yang reaktivitasnya mudah dikendalikan. Ester ini cukup stabil untuk disimpan dan ditangani dengan nyaman, tetapi tetap dapat diubah menjadi asam karboksilat, alkohol, aldehida, amida, atau keton melalui kondisi reaksi yang sudah mapan. Cincin naftalena juga bersifat kromofor sehingga senyawa menunjukkan serapan ultraviolet dan sifat fluoresensi yang bermanfaat dalam kajian fotokimia. Selain itu, gugus ester dapat berperan sebagai gugus pengarah lemah pada penelitian aktivasi ikatan karbon-hidrogen yang dikatalisis logam transisi.

Di laboratorium Indonesia, senyawa ini kerap dipakai untuk praktikum kimia organik tingkat lanjut, penelitian sintesis di perguruan tinggi, serta pengembangan metode analisis instrumental. Pilihan kemasan 5 gram dan 25 gram memberi keleluasaan bagi laboratorium pendidikan yang membutuhkan jumlah lebih besar untuk banyak kelompok praktikan, maupun bagi kelompok riset yang hanya memerlukan sedikit bahan untuk tahap penapisan kondisi reaksi dan optimasi.

  • Bahan antara sintesis organik: gugus esternya mudah diubah menjadi asam, alkohol, amida, atau keton sehingga membuka banyak cabang jalur sintesis dari satu bahan awal.
  • Substrat model reaksi organologam: ester aromatik ini sering dipakai untuk menguji reaktivitas reagen Grignard dan organolitium dalam percobaan penelitian maupun pelatihan teknik laboratorium.
  • Penelitian fotokimia dan fluoresensi: kromofor naftalena memberikan serapan ultraviolet dan pendaran khas yang berguna untuk kajian perpindahan energi serta pengembangan probe berpendar sederhana.
  • Kajian aktivasi ikatan karbon-hidrogen: gugus ester dapat berperan sebagai pengarah lemah pada katalisis logam transisi sehingga membantu menelaah selektivitas fungsionalisasi cincin aromatik.
  • Standar dan bahan uji metode analisis: kestabilan serta serapan ultraviolet yang jelas menjadikannya senyawa pembanding praktis dalam pengembangan metode kromatografi cair di laboratorium.

Merek TCI
Nomor CAS 2459-25-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 5g, 25g
Bentuk fisik padatan kristalin aromatik, ditangani sesuai keterangan pada label kemasan
Penyimpanan simpan di tempat sejuk dan kering, terhindar dari cahaya langsung

Simpan dalam wadah asli yang tertutup rapat pada tempat sejuk, kering, serta berventilasi baik dan jauh dari sumber panas maupun nyala api. Meskipun ester aromatik ini tergolong stabil, kelembapan yang tinggi serta kontak dengan basa kuat dapat memicu hidrolisis perlahan, sehingga peralatan pengambilan sebaiknya benar-benar kering. Gunakan sarung tangan nitril, jas laboratorium, dan kacamata pelindung saat menimbang, dan hindari menghirup debu halus dengan bekerja di dalam lemari asam. Jauhkan dari zat pengoksidasi kuat. Bersihkan tumpahan padatan tanpa menyebarkan debu, lalu kumpulkan bersama limbah kimia laboratorium sesuai prosedur yang berlaku di institusi masing-masing.

  • Yoshimi dkk. (2001). A novel nine-membered intramolecular hydrogen bonding in methyl naphthoate bearing phenol moiety. Tetrahedron Letters doi:10.1016/s0040-4039(01)00179-4

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.