5-Methoxypyrazine-2-carboxylic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai penelitian kimia organik, terutama dalam pembuatan senyawa dengan struktur kompleks yang memiliki aktivitas biologis tertentu. Sebagai bagian dari keluarga pyrazine, senyawa ini memiliki struktur dasar yang dapat diubah melalui reaksi kimia untuk menghasilkan senyawa dengan berbagai fungsi, seperti obat, pestisida, atau bahan baku industri.
Karena struktur kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, 5-Methoxypyrazine-2-carboxylic Acid menjadi pilihan utama para peneliti dalam laboratorium. Senyawa ini memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik, sehingga memudahkan proses sintesis dan pemisahan. Selain itu, keberadaan gugus metoksinya memberikan sifat reaktivitas yang dapat dimanipulasi untuk menghasilkan senyawa dengan sifat spesifik yang diinginkan.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam penelitian kimia organik, farmakologi, dan bahan kimia industri. Peneliti sering memanfaatkan bahan ini untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi dalam bidang kesehatan, pertanian, atau material. Ketersediaan bahan ini di pasar lokal memudahkan para peneliti dalam memenuhi kebutuhan eksperimen mereka tanpa harus mengimpor dari luar negeri.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia organik
- Pembuatan bahan baku untuk industri farmasi dan agrokimia
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi kimia organik
- Pengembangan senyawa dengan sifat fungisida atau insektisida
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 40155-42-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 200mg, 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
5-Methoxypyrazine-2-carboxylic Acid harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi perlu dihindari kontak langsung dengan air atau bahan kimia berlebihan. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya ditangani dengan sarung tangan dan alat pelindung lainnya untuk menjaga keselamatan. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas bahan tetap terjaga sepanjang masa penggunaan.
—
