TCI I0577 2-Isopropil-3-metoksipirazina adalah building block heterosiklik yang tersusun atas cincin pirazina, yakni cincin aromatik enam anggota dengan dua atom nitrogen berseberangan, yang mengikat gugus isopropil dan gugus metoksi pada posisi bersebelahan. Senyawa ini dikenal luas bukan hanya sebagai bahan antara sintesis, melainkan juga sebagai salah satu senyawa aroma alami yang paling kuat, yang lazim dikaitkan dengan aroma sayuran hijau, paprika, dan kacang polong. Di laboratorium, senyawa ini berperan ganda: sebagai bahan rujukan pada analisis aroma dan flavor, serta sebagai kerangka heterosiklik untuk pengembangan molekul baru.
Sifat yang paling menonjol dan menjadi alasan utama pemilihannya adalah ambang deteksi bau yang sangat rendah, sehingga dapat dikenali indra manusia bahkan pada konsentrasi amat kecil. Karakteristik ini menjadikannya senyawa penanda yang penting dalam kimia analitik pangan dan minuman, khususnya pada studi aroma anggur, kopi, sayuran, dan produk fermentasi. Dari sisi struktur, gugus metoksi pada cincin pirazina bersifat pendorong elektron dan dapat diaktifkan untuk substitusi, sementara cincin pirazina sendiri merupakan motif yang banyak muncul pada senyawa bioaktif. Kombinasi kepolaran sedang, volatilitas tinggi, dan kestabilan cincin aromatik membuatnya mudah dianalisis dengan kromatografi gas yang digandeng spektrometri massa.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini banyak dipakai pada laboratorium teknologi pangan, riset kopi dan kakao, laboratorium sensori, serta unit pengembangan perisa dan wewangian. Kelompok riset kimia organik juga memanfaatkannya sebagai bahan awal heterosiklik. Karena pemakaian analitik umumnya hanya menuntut jumlah sangat kecil setelah pengenceran bertingkat, kemasan 1 g dan 5 g sudah lebih dari memadai untuk kebutuhan riset berkelanjutan.
Produk TCI terkait
- Standar rujukan analisis aroma GC-MS: digunakan sebagai senyawa pembanding untuk mengidentifikasi dan mengkuantifikasi metoksipirazina pada sampel pangan, minuman, kopi, dan produk hortikultura.
- Studi sensori dan penentuan ambang bau: ambang deteksinya yang sangat rendah menjadikannya bahan uji ideal untuk melatih panelis serta mengkalibrasi metode evaluasi sensori laboratorium.
- Pengembangan formulasi perisa dan wewangian: memberikan nota hijau dan sayuran yang khas, sehingga dipakai peneliti untuk menyusun profil aroma pada skala laboratorium secara terkendali.
- Bahan awal sintesis heterosiklik: cincin pirazina tersubstitusi dapat dimodifikasi lebih lanjut menjadi turunan yang diteliti sebagai kandidat bahan aktif maupun ligan koordinasi.
- Penelitian mutu bahan baku pertanian: kadar metoksipirazina sering dipakai sebagai indikator kematangan atau cacat mutu, sehingga senyawa murni ini diperlukan untuk kalibrasi metode.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 25773-40-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | cairan volatil dengan bau sangat kuat |
| Penyimpanan | simpan di tempat sejuk, gelap, tertutup rapat, jauh dari sumber panas |
Karena senyawa ini memiliki bau yang luar biasa kuat dan mudah menguap, seluruh penanganan wajib dilakukan di dalam lemari asam dengan wadah tertutup rapat. Kontaminasi silang sangat mudah terjadi, sehingga sebaiknya disediakan pipet, vial, dan septum khusus yang tidak dipakai untuk bahan lain, terutama bila laboratorium juga menjalankan analisis aroma. Simpan botol di tempat sejuk, gelap, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas serta oksidator kuat. Kenakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta segera bersihkan tumpahan dengan bahan penyerap inert. Buang limbah melalui jalur limbah pelarut organik dan hindari membuangnya ke saluran air.
- Emde dkk. (1992). Production of the potent odour agent, isopropyl methoxypyrazine, byLysobacter enzymogenes. Environmental Technology doi:10.1080/09593339209385146
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
