2-Methoxypyrazine adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori heterociklik, yang memiliki struktur dasar pirazin dengan substitusi metoksi pada posisi tertentu. Senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang kimia organik dan farmasi. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang bisa digunakan untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia.
2-Methoxypyrazine memiliki sifat kimia yang cukup stabil dalam kondisi tertentu, namun tetap memiliki reaktivitas yang memungkinkan reaksi kimia berbagai jenis. Senyawa ini memiliki aroma yang khas, yang bisa menjadi petunjuk visual dalam proses sintesis. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi lain, sehingga memperluas kemungkinan aplikasi dalam sintesis senyawa kompleks.
Dalam konteks laboratorium di Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama oleh institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Ketersediaannya yang relatif mudah dan kualitasnya yang terjamin membuatnya menjadi pilihan yang populer bagi para peneliti.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa farmakologis untuk pengembangan obat baru
- Penelitian tentang struktur kimia dan aktivitas biologis senyawa heterociklik
- Eksperimen kimia organik dalam pembuatan senyawa kompleks
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam berbagai kondisi kimia
- Pengembangan bahan kimia untuk industri kosmetik dan pangan
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 3149-28-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung |
2-Methoxypyrazine harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan di tempat yang sejuk serta kering. Hindari paparan langsung terhadap cahaya matahari atau suhu tinggi untuk mencegah degradasi. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area penyimpanan tidak terbuka dan tidak mudah terkontaminasi oleh bahan kimia lain.
- Lee dkk. (2021). Comparative evaluation of 2-isopropyl-3-methoxypyrazine, 2-isobutyl-3-methoxypyrazine, and 2,4,6-trichloroanisole degradation by ultraviolet/chlorine and ultraviolet/hydrogen peroxide processes. Chemosphere doi:10.1016/j.chemosphere.2021.130513
- Barou dkk. (2015). Electrochemical detection of the 2-isobutyl-3-methoxypyrazine model odorant based on odorant-binding proteins: The proof of concept. Bioelectrochemistry doi:10.1016/j.bioelechem.2014.06.006
- (2000). 2-isobutyl-3-methoxypyrazine. Food and Chemical Toxicology doi:10.1016/s0278-6915(00)80042-3
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
