Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 1655-35-2

Disodium 2,7-Naphthalenedisulfonate TCI N0014

Disodium 2,7-Naphthalenedisulfonate TCI N0014

Identitas Kimia

No. CAS
1655-35-2
PubChem
CID 74249·SID 87573425
Rumus molekul
C10H6Na2O6S2
Berat molekul
332.3 g/mol
Kemurnian
>98.0%(T)
Basis data rujukan
ECHA
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
disodium;naphthalene-2,7-disulfonate
SMILES
C1=CC(=CC2=C1C=CC(=C2)S(=O)(=O)[O-])S(=O)(=O)[O-].[Na+].[Na+]
InChIKey
XOIWXJSPLXGSLZ-UHFFFAOYSA-L
Harga reguler Rp 2.094.750,00
Harga reguler Harga obral Rp 2.094.750,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI N0014 Disodium 2,7-Naphthalenedisulfonate dengan nomor CAS 1655-35-2 adalah garam dinatrium dari asam naftalena-2,7-disulfonat, isomer yang membawa gugus sulfonat pada dua posisi beta di sisi berlawanan kerangka naftalena. Pola substitusi 2,7 memberi bentuk melengkung atau bersudut yang berbeda dari isomer 2,6 yang linear, dan perbedaan geometri ini berpengaruh nyata pada hasil sintesis maupun sifat bahan yang dibangun darinya. Di laboratorium, senyawa ini berperan sebagai building block non-heterosiklik dan sebagai anion aromatik rujukan pada pekerjaan analitik.

Sifat yang membuatnya dipilih adalah kelarutan airnya yang tinggi, kestabilan sebagai padatan garam, dan kejelasan posisi gugus fungsinya yang menjadi kunci ketika peneliti ingin mengendalikan arsitektur molekul target. Dua gugus sulfonat yang terionisasi penuh memberi muatan negatif ganda yang berguna baik untuk interaksi elektrostatik maupun untuk meningkatkan hidrofilisitas produk sintesis. Bentuk garam natrium jauh lebih aman ditangani dibanding asam sulfonat bebasnya yang korosif. Selain itu, kerangka naftalena memberikan serapan ultraviolet yang kuat sehingga deteksi pada kromatografi cair berlangsung peka tanpa memerlukan derivatisasi tambahan.

Pengguna di Indonesia umumnya berasal dari laboratorium kimia organik dan kimia analitik perguruan tinggi, laboratorium riset industri zat warna, serta kelompok riset material yang mengembangkan senyawa berbasis aromatik bermuatan. Kemasan 25 g memberi keleluasaan menjalankan beberapa siklus percobaan sintesis dan analisis, termasuk pengulangan yang diperlukan untuk memastikan hasil yang dapat direproduksi dengan baik.

  • Building block bergeometri bersudut untuk sintesis turunan naftalena, karena pola 2,7 menghasilkan arsitektur molekul yang berbeda dari isomer linear.
  • Bahan antara penelitian zat warna dan bahan pembasah, sebab gugus sulfonat memberi kelarutan air tinggi pada kerangka aromatik yang hidrofobik.
  • Reagen pasangan ion pada kromatografi cair, mengingat anion divalen ini mampu menahan senyawa kationik lebih lama pada kolom fase terbalik.
  • Baku pembanding pada pengembangan metode pemisahan isomer disulfonat, karena perbedaan posisi gugus menuntut metode yang benar-benar selektif.
  • Penelitian kimia larutan dan interaksi elektrostatik, sebab muatan negatif gandanya berguna untuk mempelajari perilaku ion aromatik dalam air.

Merek TCI
Nomor CAS 1655-35-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks
Ukuran kemasan 25 g
Bentuk fisik padatan, larut air
Penyimpanan simpan tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari kelembapan udara

Simpan bahan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sinar matahari langsung serta sumber panas. Garam sulfonat dapat menyerap uap air sehingga penutupan segera setelah penimbangan membantu menjaga bobot dan kemurnian bahan tetap konsisten. Pisahkan penyimpanannya dari asam pekat dan oksidator kuat. Gunakan spatula bersih serta kering, kenakan sarung tangan, kacamata pengaman, dan jas laboratorium selama penanganan. Lakukan penimbangan pada area dengan aliran udara terkendali agar debu halus tidak terhirup, dan beri label lengkap pada setiap larutan kerja.

  • ZHANG dkk. (2017). Catalytic Synthesis and Purification of Bisphenol S by the Products of Converted Disodium Naphthalenedisulfonate. Chinese Journal of Applied Chemistry doi:10.3724/j.issn.1000-0518.2017.5.0
  • Lin dkk. (2025). Interfacial regulation via configuration screening of a disodium naphthalenedisulfonate additive enabled high-performance wide-pH Zn-based batteries. Energy & Environmental Science doi:10.1039/d4ee04212c

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.