Sodium 3-Nitrobenzenesulfonate adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk reaksi substitusi dan reaksi nitrasasi. Sebagai garam sulfonat, senyawa ini memiliki sifat stabil dan mudah larut dalam air, sehingga sangat cocok untuk digunakan dalam berbagai proses kimia yang memerlukan reaktivitas tinggi.
Sodium 3-Nitrobenzenesulfonate memiliki struktur kimia yang kompleks dengan gugus nitro dan sulfonat yang memberikan sifat reaktif dan polar. Karena sifat polar ini, senyawa ini mudah berinteraksi dengan berbagai reaktan lainnya, menjadikannya pilihan ideal dalam reaksi kimia yang memerlukan kestabilan dan reaktivitas. Ketersediaan dalam bentuk padat juga memudahkan penggunaan dan penyimpanan di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Sodium 3-Nitrobenzenesulfonate sering digunakan dalam penelitian kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik dan studi reaktivitas kimia. Bahan ini juga digunakan dalam pembuatan senyawa obat dan bahan kimia industri. Karena ketersediaannya yang cukup dan kehandalannya, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan praktisi kimia di berbagai institusi pendidikan dan penelitian.
- Sintesis senyawa aromatik dengan reaktivitas tinggi
- Reaksi nitrasasi dalam pembuatan senyawa heterosiklik
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
- Penelitian tentang reaktivitas gugus nitro dan sulfonat
- Pembuatan senyawa obat dan bahan kimia industri
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 127-68-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Sodium 3-Nitrobenzenesulfonate harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit dan mata. Dalam penanganan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Pastikan wadahnya tidak bocor dan simpan di tempat yang aman untuk mencegah kebocoran atau kontaminasi.
—
