2-Naphthaleneacetic Acid (NAA) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai eksperimen kimia dan biokimia. Sebagai salah satu senyawa pembangun dasar (building block), NAA berperan dalam sintesis senyawa kompleks, terutama dalam bidang organik dan farmakologi. Bahan ini sering digunakan sebagai prekursor dalam pembuatan senyawa yang memiliki aktivitas biologis, seperti hormon pertumbuhan tanaman atau obat-obatan. Dalam laboratorium, NAA juga digunakan sebagai bahan bantu dalam reaksi kimia yang memerlukan struktur aromatik dan rantai karbon.
NAA memiliki struktur molekuler yang stabil dan memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan aseton. Sifat ini menjadikannya sangat cocok untuk reaksi kimia yang memerlukan kondisi tertentu, seperti reaksi substitusi atau reaksi adisi. Selain itu, NAA tidak mudah terdegradasi dalam kondisi normal, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Di laboratorium Indonesia, NAA sering digunakan dalam penelitian bidang kimia organik, biokimia, dan pertanian. Bahan ini menjadi pilihan utama karena ketersediaannya yang relatif mudah dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia yang kompleks. Peneliti di Indonesia juga memanfaatkan NAA dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi aplikasi industri atau medis.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan struktur aromatik dan rantai karbon
- Pengembangan senyawa biologis seperti hormon pertumbuhan tanaman dan obat-obatan
- Reaksi kimia yang memerlukan substitusi atau adisi pada struktur naphthalene
- Penelitian bidang farmakologi untuk pengujian aktivitas biologis senyawa baru
- Eksperimen kimia dalam bidang biokimia untuk studi reaksi enzimatis atau metabolik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 581-96-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Naphthaleneacetic Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan sinar matahari langsung. Tempat penyimpanan ideal adalah di ruangan dengan suhu rendah dan kelembapan terkontrol. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk mencegah risiko kebocoran atau kontaminasi.
- Basuchaudhuri (2016). 1-Naphthaleneacetic Acid in Rice Cultivation. Current Science doi:10.18520/cs/v110/i1/52-56
- Worley (1995). Naphthaleneacetic Acid Thins Pecan Fruit. HortScience doi:10.21273/hortsci.30.6.1308
- Husain dkk. (1991). High-performance liquid chromatographic separation and determination of small amounts of 2-naphthaleneacetic acid in 1-naphthaleneacetic acid. Journal of Chromatography A doi:10.1016/0021-9673(91)80011-5
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
