1-Naphthaleneacetic Acid (NAA) adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam bidang kimia organik dan bioteknologi. Sebagai salah satu asam pertumbuhan tanaman, NAA berperan dalam pengaturan pertumbuhan akar dan daun pada tanaman. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian untuk memahami mekanisme pertumbuhan tanaman dan pengaruh lingkungan terhadap metabolisme tanaman.
NAA memiliki struktur molekuler yang stabil dan mudah bereaksi dalam kondisi tertentu, sehingga menjadi bahan yang sangat diminati dalam sintesis senyawa kompleks. Sifat kimianya yang sederhana namun fleksibel memungkinkan NAA digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia. Karena kemurnian tinggi dan konsistensi kualitas, NAA menjadi pilihan utama para peneliti di laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, NAA digunakan dalam berbagai penelitian terkait pertanian, bioteknologi, dan kimia organik. Bahan ini sangat relevan untuk penelitian yang berkaitan dengan pertumbuhan tanaman dan pengembangan teknik pertanian berkelanjutan. Ketersediaan NAA secara lokal memudahkan para peneliti untuk melakukan eksperimen secara efisien dan akurat.
Brosur TCI (PDF)
- Synthetic Auxin and Selective Binding to Modified Receptor 2025-05-26 · hal. 2
- Plant Hormones 2025-01-30 · hal. 1
- Agrochemical Ingredients for Research and Experimental Use 2026-01-08 · hal. 7
- Plant Research Reagents 2026-02-24 · hal. 13
- Reagents for Biological Research 2025-03-11 · hal. 55
Produk TCI terkait
- Penelitian pertumbuhan tanaman untuk meningkatkan hasil panen
- Sintesis senyawa kimia organik kompleks dalam laboratorium kimia
- Pengujian efek NAA terhadap metabolisme tanaman di bidang bioteknologi
- Penelitian tentang regulasi pertumbuhan akar dan daun dalam bidang agronomi
- Pengembangan teknik pertanian berkelanjutan melalui penggunaan bahan kimia alami
Dari brosur TCI
- Pembanding respons cvxIAA pada kecambah Arabidopsis thaliana (tipe liar dan transforman yang mengekspresikan reseptor concave)
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 86-87-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
NAA harus disimpan dalam wadah tertutup dan kering, serta jauh dari sumber cahaya dan panas. Penyimpanan dalam lingkungan sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas dan stabilitas bahan. Dalam penggunaan, pastikan untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Selalu pastikan area kerja bersih dan terkontrol untuk mengurangi risiko kebocoran atau kontaminasi.
- Chang dkk. (2001). Variability between silver thiosulfate and 1-naphthaleneacetic acid applications in prolonging bract longevity of potted bougainvillea. Scientia Horticulturae doi:10.1016/s0304-4238(00)00179-5
- Basuchaudhuri (2016). 1-Naphthaleneacetic Acid in Rice Cultivation. Current Science doi:10.18520/cs/v110/i1/52-56
- Worley (1995). Naphthaleneacetic Acid Thins Pecan Fruit. HortScience doi:10.21273/hortsci.30.6.1308
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
