2,6-Naphthalenedicarboxylic Acid adalah senyawa kimia organik yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia. Bahan ini memiliki struktur aromatik dengan dua gugus karboksilat yang terletak pada posisi 2 dan 6 pada cincin naftalena. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan pembentuk senyawa kompleks seperti polimer, pigmen, atau senyawa organik lainnya yang memerlukan struktur aromatik yang stabil. Karena sifat kimianya yang kuat dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam sintesis senyawa organik yang kompleks.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun dapat bereaksi dengan berbagai reagen seperti basa, asam, atau agen pengoksidasi. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa dengan struktur yang beragam. Karakteristik ini menjadikannya sangat relevan dalam penelitian kimia organik dan sintesis senyawa baru.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia murni dan terapan. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa kompleks, pengembangan material baru, atau studi tentang reaktivitas senyawa aromatik. Ketersediaannya dalam berbagai kemasan memudahkan penggunaan di berbagai skala eksperimen.
- Sintesis senyawa polimer dengan struktur aromatik untuk pengembangan bahan baru
- Pembuatan pigmen dan warna dalam industri kimia dan kosmetik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik dalam reaksi kimia organik
- Pengembangan material organik yang memiliki sifat termal dan mekanik yang baik
- Eksperimen kimia murni untuk studi struktur dan sifat senyawa kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 1141-38-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g, 100g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk kristal |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan udara |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering. Hindari paparan langsung terhadap cahaya matahari dan udara. Karena bersifat kimia yang stabil, penanganannya relatif mudah, tetapi tetap perlu dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kontaminasi. Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat mengambil atau menyimpan bahan ini.
- Liu dkk. (2015). Urothermal Syntheses, Crystal Structures, and Luminescent Properties of Two New ZnII Compounds Constructed by the Mixed Ligands of 1,2,4-Triazole and 1,4-Naphthalenedicarboxylic Acid or 2,6-Naphthalenedicarboxylic Acid. Australian Journal of Chemistry doi:10.1071/ch14669
- Park dkk. (2018). Synthesis and Properties of Copolyesters Derived from 1,4-Cyclohexanedimethanol, Terephthalic Acid, and 2,6-Naphthalenedicarboxylic Acid with Enhanced Thermal and Barrier Properties. Polymer Korea doi:10.7317/pk.2018.42.4.662
- FITZGERALD dkk. (1993). ChemInform Abstract: Structure of 2,3‐Naphthalenedicarboxylic Acid.. ChemInform doi:10.1002/chin.199309032
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
