2,3-Naphthalenedicarboxylic Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan pembentukan ikatan karbon-karbon atau penggabungan molekul. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai bahan pembangun (building block) yang sangat penting untuk pengembangan senyawa baru, termasuk dalam bidang farmasi, material, dan kimia organik.
Senyawa ini memiliki struktur aromatik yang stabil dan memiliki kelarutan yang cukup baik dalam pelarut organik seperti etil amina dan aseton. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi kovalen. Karena sifatnya yang tidak mudah terurai, senyawa ini juga memudahkan proses pemrosesan dan penyimpanan dalam jangka waktu yang lebih lama.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang sintesis senyawa kompleks dan pengembangan bahan baru. Banyak institusi penelitian dan universitas mengandalkan senyawa ini sebagai bahan dasar untuk eksperimen yang memerlukan kestabilan struktur dan reaktivitas yang baik.
- Sintesis senyawa organik kompleks sebagai bahan dasar dalam reaksi kimia
- Pembuatan polimer dan bahan kimia sintetik untuk aplikasi industri
- Pengembangan senyawa farmakologis dalam penelitian obat
- Penelitian struktur molekuler dalam bidang kimia analitik
- Pembuatan senyawa intermediat untuk proses sintesis yang lebih kompleks
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2169-87-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung. Penyimpanan di lingkungan dengan suhu rendah dan kelembapan terkontrol sangat dianjurkan untuk mempertahankan kualitas bahan. Saat mengambil atau menangani bahan, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung. Pastikan area kerja tetap bersih dan terhindar dari bahan kimia lain yang bersifat reaktif.
- Liu dkk. (2015). Urothermal Syntheses, Crystal Structures, and Luminescent Properties of Two New ZnII Compounds Constructed by the Mixed Ligands of 1,2,4-Triazole and 1,4-Naphthalenedicarboxylic Acid or 2,6-Naphthalenedicarboxylic Acid. Australian Journal of Chemistry doi:10.1071/ch14669
- Park dkk. (2018). Synthesis and Properties of Copolyesters Derived from 1,4-Cyclohexanedimethanol, Terephthalic Acid, and 2,6-Naphthalenedicarboxylic Acid with Enhanced Thermal and Barrier Properties. Polymer Korea doi:10.7317/pk.2018.42.4.662
- FITZGERALD dkk. (1993). ChemInform Abstract: Structure of 2,3‐Naphthalenedicarboxylic Acid.. ChemInform doi:10.1002/chin.199309032
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
