Sodium 3-(1-Naphthylamino)propanesulfonate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai eksperimen kimia, terutama dalam sintesis senyawa kompleks dan reaksi organik. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa-senyawa yang memiliki struktur tertentu, seperti senyawa aromatik atau senyawa dengan sifat tertentu. Dalam konteks laboratorium, senyawa ini memiliki peran penting dalam penelitian kimia organik, terutama dalam proses modifikasi struktur molekul.
Sodium 3-(1-Naphthylamino)propanesulfonate memiliki sifat kimia yang stabil dan mudah berreaksi dalam kondisi tertentu. Senyawa ini memiliki struktur yang memungkinkan reaksi substitusi atau reaksi lain yang diperlukan dalam sintesis senyawa kompleks. Karakteristik ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk para peneliti yang membutuhkan bahan baku yang dapat diandalkan dan memiliki konsistensi tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, baik di universitas maupun lembaga penelitian. Bahan ini sering ditemukan dalam eksperimen kimia organik, terutama dalam penelitian yang berkaitan dengan sintesis senyawa baru atau modifikasi senyawa yang sudah ada.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk penelitian farmakologi
- Pembuatan senyawa dengan aktivitas biologis yang tinggi
- Reaksi substitusi dalam sintesis senyawa organik
- Pengujian struktur molekul melalui teknik spektroskopi
- Penelitian tentang sifat kimia senyawa dengan struktur tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 104484-71-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Sodium 3-(1-Naphthylamino)propanesulfonate harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini sebaiknya disimpan dalam suhu kamar dan dihindari paparan kelembapan berlebihan. Saat menangani bahan ini, penting untuk menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau inhalasi.
—
