1,2,9-Nonanetriol dari TCI adalah senyawa alifatik rantai lurus dengan sembilan atom karbon dan tiga gugus hidroksil. Dua gugus hidroksil bersebelahan di posisi 1 dan 2 (diol vicinal), sedangkan satu gugus hidroksil primer berada di ujung rantai, posisi 9. Senyawa ini termasuk building block non-heterosiklik. Di laboratorium sintesis organik, bahan ini dipakai sebagai perantara untuk membangun molekul yang lebih kompleks, terutama yang membutuhkan rantai hidrokarbon menengah dengan beberapa titik fungsionalisasi.
Kelebihan utama senyawa ini ada pada letak gugus hidroksilnya yang berbeda-beda. Diol vicinal di satu ujung bisa diproteksi secara selektif menjadi asetal atau ketal siklik, sehingga gugus hidroksil primer di ujung lain tetap bebas untuk dioksidasi, diesterifikasi, atau diubah menjadi gugus pergi. Karena itu, peneliti dapat mengatur urutan reaksi dengan lebih leluasa. Rantai sembilan karbonnya juga memberi keseimbangan antara sifat hidrofobik dan hidrofilik, yang berguna dalam perancangan molekul amfifilik, linker, dan prekursor surfaktan.
Di Indonesia, bahan ini cocok untuk laboratorium kimia organik di perguruan tinggi, lembaga riset, dan unit riset dan pengembangan industri yang mengerjakan sintesis bertahap atau pengembangan material. Kemasan 5 g pas untuk skala riset, misalnya optimasi rute sintesis atau pembuatan turunan dalam jumlah kecil untuk skripsi, tesis, dan disertasi. Mutu TCI yang konsisten memudahkan peneliti membandingkan hasil antarbatch dan mereproduksi prosedur yang dilaporkan dalam publikasi ilmiah.
- Sintesis bertahap dengan proteksi selektif: diol vicinalnya bisa dikunci menjadi asetal siklik, sehingga gugus hidroksil primer di posisi 9 dapat dimodifikasi tanpa ikut mengganggu dua gugus lainnya.
- Pembuatan linker dan spacer molekul: rantai sembilan karbon dengan tiga titik fungsional memberi jarak yang terukur antara dua gugus aktif dalam rancangan molekul konjugat maupun probe kimia.
- Prekursor molekul amfifilik dan surfaktan: gabungan rantai hidrokarbon dan beberapa gugus hidroksil memungkinkan peneliti mengatur keseimbangan hidrofilik–lipofilik pada molekul hasil turunannya.
- Monomer atau pengikat silang (crosslinker) dalam riset poliester dan poliuretan: tiga gugus hidroksil dapat membentuk titik percabangan dalam rantai polimer, sehingga berguna untuk mempelajari jaringan polimer bercabang.
- Studi reaktivitas gugus hidroksil primer dan sekunder: kedua jenis gugus ada dalam satu molekul, sehingga senyawa ini cocok sebagai model untuk menguji selektivitas reagen oksidasi atau asilasi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 382631-42-7 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | rujuk Certificate of Analysis (CoA) dan label produk |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, ikuti anjuran pada label |
Simpan 1,2,9-Nonanetriol dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, berventilasi baik, dan jauh dari sumber panas. Senyawa poliol cenderung menyerap uap air dari udara, jadi tutup wadah segera setelah bahan diambil, dan bila perlu simpan di dalam desikator. Jauhkan dari oksidator kuat. Saat menangani bahan, gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Sebelum memakai bahan ini, bacalah Safety Data Sheet (SDS) terbaru dari TCI dan ikuti prosedur pembuangan limbah kimia yang berlaku di institusi Anda.
- Murata dkk. (2005). Total Synthesis of an Immunosuppressive Glycolipid, (2S,3S,4R)-1-O- (α-d-Galactosyl)-2- tetracosanoylamino-1,3,4-nonanetriol. The Journal of Organic Chemistry doi:10.1021/jo048151y
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
