5-Norbornene-2-exo,3-exo-dimethanol dari TCI adalah diol bisiklik berkerangka norbornena. Kedua gugus hidroksimetilnya berada pada konfigurasi exo, yaitu mengarah ke sisi jembatan metilena dan menjauhi ikatan rangkap C=C. Sebagai isomer tunggal dengan stereokimia terdefinisi, bahan ini terutama dipakai sebagai monomer dalam kimia polimer. Ikatan rangkap norbornena yang tegang dapat dibuka dalam polimerisasi pembukaan cincin metatesis (ROMP), sedangkan dua gugus alkohol primer memberi titik reaksi untuk polikondensasi atau fungsionalisasi lanjutan.
Daya tarik utama isomer exo,exo terletak pada reaktivitasnya dalam ROMP. Monomer norbornena exo umumnya berpolimerisasi lebih cepat dan lebih bersih daripada isomer endo, karena substituennya tidak menghalangi koordinasi alkena ke pusat logam katalis. Hasilnya, polimerisasi cenderung lebih terkendali dan cocok untuk sintesis polimer dengan arsitektur yang terdefinisi. Gugus hidroksil yang tetap utuh setelah polimerisasi memungkinkan modifikasi pascapolimerisasi, misalnya pemasangan molekul aktif, pewarna, atau gugus ikatan silang.
Di laboratorium Indonesia, bahan ini cocok untuk riset polimer fungsional, material biomedis, pelapis, dan kajian mekanisme polimerisasi di perguruan tinggi maupun lembaga riset. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai untuk tahap eksplorasi sintesis monomer turunan dan uji polimerisasi skala kecil. Bersama isomer endo,endo (N0768) dan campuran endo/exo (N0764), produk ini melengkapi rangkaian bahan yang memungkinkan peneliti membandingkan pengaruh stereokimia terhadap laju reaksi dan sifat polimer secara sistematis.
- Monomer ROMP berreaktivitas tinggi: konfigurasi exo,exo umumnya memberi laju polimerisasi lebih tinggi dan kontrol lebih baik, sehingga cocok untuk sintesis polimer hidup dan kopolimer blok.
- Polimer dengan gugus hidroksil menggantung: setelah ROMP, gugus alkohol pada setiap unit berulang tersedia untuk modifikasi pascapolimerisasi, seperti pemasangan molekul aktif atau penanda.
- Monomer diol untuk poliester dan poliuretan: dua alkohol primer bereaksi dengan asam dikarboksilat atau diisosianat, menghasilkan polimer kondensasi yang membawa alkena reaktif untuk ikatan silang.
- Sintesis monomer turunan norbornena exo: gugus hidroksil dapat diesterifikasi dengan asam fungsional untuk menghasilkan monomer ROMP baru yang mempertahankan keunggulan reaktivitas konfigurasi exo.
- Studi perbandingan stereokimia: dipasangkan dengan isomer endo,endo, bahan ini memungkinkan kajian sistematis tentang pengaruh konfigurasi terhadap kinetika polimerisasi dan sifat termal polimer.
| Merek | TCI (kode produk N0769) |
|---|---|
| Nomor CAS | 699-95-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | — |
| Penyimpanan | tertutup rapat, sejuk dan kering; ikuti suhu pada label |
- Konfigurasi: isomer 2-exo,3-exo; bentuk fisik lihat label dan CoA
Simpan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, terlindung dari cahaya langsung dan sumber panas, sesuai rekomendasi pada label dan SDS. Jauhkan dari oksidator kuat, asam kuat, dan bahan yang dapat memicu reaksi pada ikatan rangkap. Bila dipakai untuk ROMP yang peka air dan oksigen, simpan di bawah gas inert setelah dibuka. Gunakan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium, serta bekerja di area berventilasi baik.
—


