Neotame adalah sebuah bahan kimia sintetik yang digunakan dalam berbagai eksperimen laboratorium terkait biochemistry dan reagen. Sebagai suatu senyawa yang memiliki sifat pemanis yang sangat kuat, Neotame sering digunakan dalam penelitian terkait nutrisi, metabolisme, dan pengujian bahan pangan. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan memerlukan proses sintesis yang presisi untuk memastikan kualitas dan keakuratan hasil eksperimen. Dalam laboratorium, Neotame digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan senyawa lain atau sebagai bahan kontrol dalam uji aktivitas biologis.
Neotame memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah terdegradasi dalam kondisi tertentu, sehingga memudahkan penyimpanan dan penggunaan dalam jangka waktu yang lebih lama. Bahan ini juga tidak mengandung bahan tambahan yang berpotensi merusak proses eksperimen, sehingga cocok untuk penggunaan dalam penelitian yang memerlukan tingkat kebersihan dan keakuratan tinggi. Keberagaman varian kemasan yang tersedia juga memudahkan peneliti dalam memilih sesuai kebutuhan eksperimen.
Di laboratorium Indonesia, Neotame sering digunakan dalam penelitian bidang biochemistry, farmasi, dan nutrisi. Bahan ini juga menjadi pilihan utama bagi peneliti yang ingin memperoleh hasil eksperimen yang akurat dan dapat diandalkan. Ketersediaannya di pasar lokal membuat peneliti Indonesia lebih mudah mengakses bahan ini untuk keperluan penelitian mereka.
- Neotame digunakan dalam uji aktivitas pemanis untuk mengevaluasi efektivitas senyawa dalam konteks nutrisi.
- Bahan ini cocok untuk penelitian metabolisme karena memiliki sifat kimia yang stabil dan tidak mudah terdegradasi.
- Neotame dapat dimanfaatkan dalam pembuatan senyawa sintetis untuk eksperimen biochemistry yang memerlukan keakuratan tinggi.
- Bahan ini digunakan dalam pengujian bahan pangan untuk menilai potensi pemanis alami atau sintetis.
- Neotame sering diterapkan dalam penelitian farmasi untuk mengembangkan obat yang memiliki efek pemanis sebagai bagian dari formulasi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 165450-17-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Life Science > Biochemicals and Reagents > Peptides |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat (serbuk) |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Neotame harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, serta jauh dari sumber cahaya dan kelembapan untuk mempertahankan kualitasnya. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan yang tidak reaktif, seperti plastik atau kaca, agar tidak terjadi reaksi kimia yang merusak senyawa. Penanganan Neotame harus dilakukan dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker, karena bahan ini bisa menyebabkan iritasi jika terkena kulit atau mata.
- Lima dkk. (2014). Efeito do uso do neotame e outros edulcorantes no processamento e na aceitação de geleia de maracujá. Revista de Ciência & Tecnologia doi:10.15600/2238-1252/rct.v17n35p7-15
- PALAZZO dkk. (2011). THE DETERMINATION OF ISOSWEETNESS CONCENTRATIONS OF SUCRALOSE, REBAUDIOSIDE AND NEOTAME AS SUCROSE SUBSTITUTES IN NEW DIET CHOCOLATE FORMULATIONS USING THE TIME-INTENSITY ANALYSIS. Journal of Sensory Studies doi:10.1111/j.1745-459x.2011.00344.x
- Nofre (2000). Neotame: discovery, properties, utility. Food Chemistry doi:10.1016/s0308-8146(99)00254-x
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
