n-Octyltrimethylammonium Bromide adalah garam amonium kuaterner. Atom nitrogennya membawa tiga gugus metil dan satu rantai oktil, dengan ion bromida sebagai pasangannya. Di katalog TCI, senyawa ini termasuk reagen sintetik golongan katalis transfer fase. Karena ada kepala kationik yang polar dan ekor hidrokarbon yang pendek sampai sedang, bahan ini bersifat surfaktan kationik. Ia berperan penting dalam reaksi dua fase, studi misel, dan kimia analitik berbasis pasangan ion.
Bahan ini dipilih karena rantai oktilnya membuat molekul cukup lipofilik untuk membawa anion reaktif dari fase air ke fase organik. Di sisi lain, rantai itu masih cukup pendek sehingga garam ini tetap mudah larut dan konsentrasi misel kritisnya relatif tinggi. Karakter ini berguna ketika peneliti membutuhkan surfaktan kationik yang tidak terlalu kuat membentuk agregat. Sebagai garam kuaterner, senyawa ini stabil pada kondisi netral. Ia juga cocok sebagai pembanding dalam seri homolog alkiltrimetilamonium bromida.
Di laboratorium Indonesia, reagen ini bermanfaat bagi kelompok riset kimia organik yang menjalankan alkilasi, substitusi nukleofilik, atau oksidasi dalam sistem dua fase tanpa pelarut aprotik mahal. Laboratorium kimia fisik dan koloid dapat memakainya untuk mempelajari pembentukan misel dan tegangan permukaan. Laboratorium analitik dapat memakainya sebagai reagen pasangan ion dalam kromatografi dan elektroforesis kapiler.
- Katalis transfer fase: kation kuaterner yang lipofilik mengangkut anion nukleofilik dari fase air ke fase organik sehingga substitusi dan alkilasi berjalan efisien.
- Studi misel dan kimia koloid: berguna dalam seri homolog surfaktan kationik untuk mempelajari pengaruh panjang rantai alkil terhadap konsentrasi misel kritis dan agregasi.
- Reagen pasangan ion dalam kromatografi: dapat ditambahkan ke fase gerak untuk meningkatkan retensi dan pemisahan analit anionik pada kolom fase terbalik.
- Elektroforesis kapiler: surfaktan kationik ini dapat memodifikasi muatan dinding kapiler dan aliran elektroosmotik, sehingga membantu optimasi pemisahan ion dan senyawa bermuatan.
- Sintesis material berpori dan nanopartikel: berguna sebagai agen pengarah struktur atau penstabil permukaan dalam penelitian pembuatan material anorganik berukuran nano.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2083-68-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Synthetic Reagents > Phase Transfer Catalysts |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | padatan kristalin atau serbuk (rujuk CoA) |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat kering, terlindung dari kelembapan karena cenderung higroskopis |
n-Octyltrimethylammonium Bromide sebaiknya disimpan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering. Bila perlu, simpan di desikator, karena garam amonium kuaterner umumnya mudah menyerap uap air dari udara, dan hal ini dapat memengaruhi ketepatan penimbangan. Gunakan sarung tangan dan kacamata pelindung, karena surfaktan kationik dapat mengiritasi kulit dan mata. Hindari pembentukan debu, jauhkan dari oksidator kuat, dan buang limbah sesuai ketentuan SDS.
- Marfo-Owusu dkk. (2003). THE CRYSTAL STRUCTURE OF 1:2 MOLECULAR COMPLEX OF OCTYLTRIMETHYLAMMONIUM BROMIDE WITH R-(+)-1,1′-BI-2-NAPHTHOL. Molecular Crystals and Liquid Crystals doi:10.1080/15421400390223194
- Nieszporek (2013). The mechanism and kinetics of Zn2+ electroreduction in the presence of octyltrimethylammonium bromide. Journal of Electroanalytical Chemistry doi:10.1016/j.jelechem.2013.08.007
- del Rio dkk. (1995). Thermodynamics of Micellization of N-Octyltrimethylammonium Bromide in Different Media. Langmuir doi:10.1021/la00005a018
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
