Pivalonitrile adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam berbagai reaksi kimia, terutama dalam sintesis senyawa organik. Bahan ini memiliki struktur nitril yang memungkinkan reaktivitas tinggi, sehingga sering dimanfaatkan dalam pembentukan senyawa dengan rantai karbon yang lebih kompleks. Dalam laboratorium, Pivalonitrile digunakan untuk membangun struktur molekul baru, baik dalam penelitian maupun pengembangan produk kimia.
Pivalonitrile memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat reaktif terhadap berbagai reaksi substitusi dan adisi. Karakteristik ini membuatnya menjadi pilihan ideal dalam reaksi yang memerlukan kecepat dan efisiensi. Senyawa ini juga memiliki titik didih dan titik leleh yang relatif tinggi, sehingga memudahkan proses pemisahan dan pemurnian dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Pivalonitrile sering digunakan dalam penelitian kimia organik, terutama dalam institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian penting dalam proses sintesis senyawa yang memerlukan struktur rantai karbon tertentu, seperti dalam pengembangan obat atau bahan kimia industri.
- Pivalonitrile digunakan dalam sintesis senyawa organik kompleks karena reaktivitasnya yang tinggi.
- Bahan ini cocok untuk reaksi substitusi nitril dalam pembentukan senyawa baru.
- Pivalonitrile sering dimanfaatkan dalam penelitian kimia untuk membangun struktur molekul tertentu.
- Bahan ini digunakan dalam proses pemurnian senyawa kimia melalui reaksi kimia tertentu.
- Pivalonitrile menjadi alat penting dalam pengembangan senyawa farmasi dan bahan kimia industri.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 630-18-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 100mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering. |
Pivalonitrile harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan dan reaksi dengan udara. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Di laboratorium, bahan ini harus ditangani dengan hati-hati karena sifat reaktifnya. Harus menghindari kontak langsung dengan kulit dan mata, serta mengenakan alat pelindung seperti sarung tangan dan kacamata. Penyimpanan yang tepat akan memastikan kualitas dan keamanan penggunaan bahan ini.
- Sadowska dkk. (2013). Accessibility of Acid Sites in Hierarchical Zeolites: Quantitative IR Studies of Pivalonitrile Adsorption. The Journal of Physical Chemistry C doi:10.1021/jp400400t
- Blachnik dkk. (1998). Crystal structure of pentachloro(pivalonitrile)niobium(V), NbCl5((CH3)3CCN). Zeitschrift für Kristallographie - New Crystal Structures doi:10.1524/ncrs.1998.213.14.152
- Uchida dkk. (2019). Transformation of aromatic bromides into aromatic nitriles with n-BuLi, pivalonitrile, and iodine under metal cyanide-free conditions. Tetrahedron doi:10.1016/j.tet.2019.130550
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

