3-(2-Pyridyl)-5,6-bis(4-sulfophenyl)-1,2,4-triazine Disodium Salt adalah senyawa kimia kompleks yang digunakan dalam berbagai reaksi katalitik dan sintesis organik. Bahan ini termasuk dalam kategori nitrogen-donor ligands, yang memiliki peran penting dalam pembentukan kompleks logam transisi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai ligand dalam reaksi katalitik untuk meningkatkan efisiensi dan selektivitas reaksi.
Senyawa ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dengan keberadaan gugus sulfonat dan piridin yang memberikan sifat reaktivitas tinggi. Kehadiran gugus sulfonat membuatnya stabil dalam kondisi tertentu dan memungkinkan interaksi dengan logam transisi. Sifat ini menjadikannya pilihan ideal untuk reaksi yang memerlukan pengikatan logam.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik dan katalisis. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang berkaitan dengan sintesis senyawa kompleks dan pengembangan katalis baru.
- Bahan ini digunakan dalam sintesis senyawa heterosiklik kompleks untuk studi struktur molekuler.
- Senyawa ini cocok untuk reaksi katalitik yang memerlukan ligand nitrogen-donor untuk meningkatkan efisiensi reaksi.
- Bahan ini sering diterapkan dalam penelitian katalis berbasis logam transisi untuk aplikasi industri.
- Senyawa ini dapat digunakan dalam pengembangan obat baru melalui reaksi sintesis organik.
- Bahan ini digunakan dalam studi mekanisme reaksi kimia untuk memahami interaksi molekuler.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 28048-33-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Nitrogen-Donor Ligands [Catalysis] |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Karena sifat kimianya yang kompleks, bahan ini perlu ditangani dengan hati-hati menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik dan jauh dari sumber panas.
—
