2-(2-Pyridyl)benzoxazole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia untuk menghasilkan senyawa dengan struktur ring aromatik dan nitrogen. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai komponen penting dalam pembuatan senyawa farmakologis, material organik, dan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu. Karena struktur kimianya yang kompleks, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti yang membutuhkan bahan dengan sifat reaktif dan stabil.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang sangat spesifik, termasuk kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsi lainnya. Karakteristik ini membuatnya sangat cocok untuk reaksi substitusi, kondensasi, dan reaksi lain yang memerlukan kestabilan struktur ring. Selain itu, senyawa ini memiliki daya reaktivitas yang tinggi, sehingga memungkinkan pembentukan senyawa baru dengan variasi struktur yang beragam. Sifat ini menjadikannya bahan yang sangat diminati dalam penelitian kimia organik.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan dalam berbagai penelitian ilmiah, khususnya dalam bidang kimia organik dan farmasi. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan bahan ini untuk mengembangkan senyawa baru dengan aplikasi medis atau industri. Karena ketersediaannya yang terbatas, senyawa ini sering menjadi bahan prioritas dalam penelitian yang memerlukan bahan dengan struktur kimia kompleks.
Brosur TCI (PDF)
- Ligands 2025-12-01 · hal. 10
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Pembuatan material organik dengan sifat optik atau elektronik tertentu
- Reaksi kimia untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis
- Penelitian tentang struktur kimia dan reaktivitas senyawa kompleks
- Pengembangan senyawa farmakologis dengan potensi terapi medis
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 32959-62-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Penyimpanan dalam suhu kamar yang stabil sangat disarankan. Karena sifat reaktivitasnya, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan area kerja tetap bersih dan terhindar dari kontaminasi silang.
- Czerwieniec dkk. (2005). Re(I)(tricarbonyl)+ complexes with the 2-(2-pyridyl)-N-methyl-benzimidazole, 2-(2-pyridyl)benzoxazole and 2-(2-pyridyl)benzothiazole ligands – syntheses, structures, electrochemical and spectroscopic studies. Inorganica Chimica Acta doi:10.1016/j.ica.2005.03.013
- Ain dkk. (2025). Synthesis, structural characterization, experimental and theoretical photophysical investigation of lanthanide complexes with 2-(2-pyridyl) benzoxazole. Inorganic Chemistry Communications doi:10.1016/j.inoche.2025.115533
- Gan dkk. (2016). Two New Mononuclear Copper(II)-Dipeptide Complexes of 2-(2′-Pyridyl)Benzoxazole: DNA Interaction, Antioxidation and in Vitro Cytotoxicity Studies. Journal of Fluorescence doi:10.1007/s10895-016-1999-5
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








