TCI M3063 adalah 6-Methyl-1,3-benzoxazole-2(3H)-thione dengan nomor CAS 23417-29-0, sebuah blok bangun heterosiklik yang menggabungkan kerangka benzoksazol dengan gugus tion pada posisi dua. Senyawa ini penting di laboratorium sintesis karena menyediakan sekaligus beberapa titik reaksi dalam satu molekul kecil: atom sulfur yang sangat nukleofilik, nitrogen cincin yang dapat dialkilasi, serta cincin aromatik bersubstituen metil yang siap dimodifikasi lebih lanjut. Dengan kata lain, bahan ini bukan produk akhir melainkan titik awal yang ekonomis untuk membangun molekul yang lebih rumit.
Sifat khas yang membuatnya dipilih adalah kesetimbangan tautomer tion–tiol. Dalam kondisi reaksi tertentu senyawa ini berperilaku sebagai tiol heterosiklik, sehingga mudah membentuk ikatan sulfur–karbon melalui S-alkilasi, atau sulfur–logam melalui koordinasi. Kemampuan mengikat logam inilah yang menjadikan turunan benzoksazol-2-tion menarik sebagai ligan dan sebagai kandidat penghambat korosi pada permukaan logam. Gugus metil pada posisi enam memberi pengaruh elektronik dan sterik yang halus, yang dalam kajian hubungan struktur–aktivitas sering menjadi variabel penting untuk membandingkan turunan satu dengan lainnya. Kerangka benzoksazol sendiri juga banyak ditemukan pada senyawa bioaktif, sehingga bahan ini kerap menjadi inti dalam penelusuran senyawa baru.
Di laboratorium Indonesia, reagen ini dipakai oleh kelompok riset kimia organik sintetik, kimia medisinal, serta penelitian korosi dan pelapisan logam yang banyak dijumpai di fakultas teknik dan kimia. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai dengan pola penelitian eksploratif, di mana sejumlah kecil bahan cukup untuk menjalankan serangkaian reaksi uji coba dan optimasi kondisi.
- Reaksi S-alkilasi untuk membentuk tioeter heterosiklik, karena atom sulfur pada gugus tion sangat nukleofilik sehingga bereaksi mulus dengan berbagai alkil halida.
- Sintesis ligan pengkelat berbasis sulfur dan nitrogen, sebab kerangka ini mampu berkoordinasi pada pusat logam transisi dan membentuk kompleks yang stabil untuk dikaji.
- Penelitian penghambat korosi permukaan logam, karena gugus tion dapat teradsorpsi pada permukaan logam dan membentuk lapisan pelindung yang menghambat proses elektrokimia korosi.
- Penyusunan inti senyawa kandidat bioaktif, karena kerangka benzoksazol banyak dijumpai pada molekul dengan aktivitas biologis sehingga menjadi titik awal penelusuran yang menjanjikan.
- Studi hubungan struktur-aktivitas turunan benzoksazol, sebab substituen metil pada posisi enam menyediakan pembanding elektronik yang berguna terhadap analog tanpa substituen.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 23417-29-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1 g dan 5 g |
| Bentuk fisik | padatan |
| Penyimpanan | simpan sejuk, kering, tertutup rapat, dan terlindung dari cahaya |
Simpan padatan dalam wadah aslinya yang tertutup rapat di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari cahaya langsung, jauh dari bahan pengoksidasi kuat karena senyawa bergugus sulfur umumnya peka terhadap oksidasi. Hindari paparan udara lembap berkepanjangan dengan menutup wadah segera setelah penimbangan. Gunakan spatula kering dan bersih untuk setiap pengambilan, dan jangan mengembalikan sisa bahan ke wadah induk. Senyawa bergugus tion dapat memiliki bau khas, sehingga penimbangan dan pemindahan sebaiknya dilakukan di dalam lemari asam. Lengkapi diri dengan sarung tangan nitril, kacamata pengaman, dan jas laboratorium selama penanganan.
—
