2-Aminobenzoxazole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai reaksi kimia yang melibatkan pembentukan struktur cincin heterosiklik, seperti dalam sintesis obat, bahan kimia organik, dan senyawa fungsi. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan penting sebagai bahan pembangun yang fleksibel, memungkinkan peneliti untuk mengembangkan senyawa dengan sifat tertentu.
2-Aminobenzoxazole memiliki struktur kimia yang stabil dan reaktivitas yang baik, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia seperti substitusi, penggabungan, dan reaksi kondensasi. Sifat ini membuatnya menjadi pilihan utama dalam penelitian sintesis senyawa kompleks. Selain itu, senyawa ini mudah tersedia dalam berbagai kemasan, sehingga memudahkan penggunaan dalam skala laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 2-Aminobenzoxazole digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam bidang farmasi dan material. Bahan ini sering dipakai oleh peneliti untuk mengembangkan senyawa baru yang memiliki aplikasi medis atau industri. Ketersediaannya yang relatif mudah membuatnya menjadi bahan yang populer di berbagai institusi penelitian.
Produk TCI terkait
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi kimia dalam pembuatan bahan organik berbasis cincin
- Penelitian dalam bidang farmakologi dan farmasi
- Pengembangan senyawa dengan sifat fungsi tertentu
- Uji katalis dan reaktivitas senyawa kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 4570-41-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
2-Aminobenzoxazole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, menjauh dari paparan udara dan sinar matahari langsung. Bahan ini bersifat kimia yang relatif stabil, tetapi perlu dihindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Penggunaan harus dilakukan dalam lingkungan laboratorium yang terkontrol, dengan penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung.
- El‐Faham dkk. (2006). Chloroformamidinium Salts: Efficient Reagents for Preparation of 2‐Aminobenzoimidazole, 2‐Aminobenzoxazole, and 2‐Aminobenzothiazole Derivatives.. ChemInform doi:10.1002/chin.200641032
- Razzoqova dkk. (2024). 2-Aminobenzoxazole–oxalic acid (2/1). IUCrData doi:10.1107/s2414314624000336
- Imaizumi dkk. (2019). The discovery and optimization of a series of 2-aminobenzoxazole derivatives as ChemR23 inhibitors. Bioorganic & Medicinal Chemistry doi:10.1016/j.bmc.2019.115091
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.








