2-(Methylthio)benzoxazole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur molekul kompleks yang memungkinkan penggunaannya dalam berbagai reaksi kimia untuk menghasilkan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan bantu dalam penelitian kimia organik, terutama dalam pengembangan senyawa baru yang memiliki potensi farmakologis.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dan dapat berpartisipasi dalam berbagai reaksi seperti substitusi, kondensasi, dan reaksi elektrofilik. Karena struktur molekulnya yang memiliki cincin heterosiklik, senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai gugus fungsional lainnya, sehingga menjadi bahan yang sangat fleksibel dalam sintesis senyawa kompleks. Sifat ini menjadikannya pilihan utama dalam laboratorium yang membutuhkan bahan baku kimia berkualitas tinggi.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian ilmu kimia, farmasi, dan biokimia. Karena kebutuhan akan senyawa heterosiklik yang memiliki aktivitas biologis, senyawa ini menjadi bagian penting dalam penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan senyawa baru dengan aplikasi medis atau industri.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa organik
- Pengujian reaktivitas senyawa dalam reaksi kimia organik
- Pembuatan senyawa dengan struktur kompleks untuk aplikasi farmasi
- Studi tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 13673-62-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah kontaminasi atau reaksi kimia yang tidak diinginkan. Karena bersifat kimia aktif, penanganannya harus dilakukan dengan hati-hati, menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak terbuka saat tidak digunakan untuk menjaga kualitas dan keamanan bahan.
—
