2-Phenylbenzoxazole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur molekuler yang kompleks dan berperan penting dalam pembentukan senyawa dengan aktivitas biologis tertentu. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan untuk membangun molekul kompleks yang digunakan dalam penelitian farmakologi, kimia organik, dan material ilmiah. Karena sifat kimianya yang stabil dan reaktivitas yang terkendali, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai reaksi kimia.
2-Phenylbenzoxazole memiliki sifat kimia yang memungkinkan reaksi substitusi dan reaksi kondensasi dengan berbagai senyawa lain. Struktur molekulnya yang terdiri dari cincin benzoxazole dan gugus fenil memberikan keunikan dalam reaktivitas dan kestabilan. Senyawa ini juga memiliki daya tarik karena kemampuannya untuk berikatan dengan berbagai ligan dan berperan dalam sintesis senyawa dengan fungsi spesifik. Sifat ini menjadikannya bahan yang sangat diminati dalam penelitian ilmiah.
Di laboratorium Indonesia, 2-Phenylbenzoxazole digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik dan farmakologi. Bahan ini sering ditemukan dalam proyek penelitian yang berkaitan dengan pengembangan obat baru, sintesis senyawa bioaktif, dan penelitian material. Karena ketersediaannya dan kehandalannya, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti di berbagai institusi penelitian di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Ligands 2025-12-01 · hal. 10
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Penelitian farmakologi dalam pengembangan senyawa bioaktif
- Reaksi kimia organik untuk pembentukan senyawa kompleks
- Penelitian material ilmiah dalam pengembangan bahan baru
- Analisis struktur molekul dalam studi kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 833-50-1 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari cahaya langsung |
2-Phenylbenzoxazole harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara dan jauh dari sumber cahaya langsung untuk mencegah degradasi. Bahan ini bersifat kimia yang stabil, tetapi tetap perlu dihindari kontak langsung dengan air atau bahan kimia reaktif. Dalam laboratorium, bahan ini sebaiknya disimpan di tempat yang dingin dan kering. Penggunaan harus dilakukan dengan perlengkapan pelindung seperti sarung tangan dan kacamata pelindung untuk memastikan keselamatan.
- Wang dkk. (2014). Novel highly emissive H-aggregates with aggregate fluorescence change in a phenylbenzoxazole-based system. Chem. Commun. doi:10.1039/c4cc02564d
- Majumdar dkk. (2011). Ferrocene-based novel calamitic metallomesogens containing a 2-phenylbenzoxazole unit: synthesis and characterisation. Liquid Crystals doi:10.1080/02678292.2011.558218
- Koyama dkk. (2002). ChemInform Abstract: Synthesis of Macrocyclic Bis(phenylbenzoxazole) Derivatives via Tandem Claisen Rearrangement and Their Fluorescence Behavior.. ChemInform doi:10.1002/chin.200214179
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
