2-Phenylbenzimidazole adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia untuk sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini memiliki struktur molekuler kompleks yang memungkinkan reaktivitas tinggi dalam berbagai kondisi. Dalam laboratorium, senyawa ini sering digunakan sebagai bahan dasar untuk pengembangan senyawa baru, terutama dalam bidang farmasi dan kimia organik. Karena sifatnya yang stabil dan reaktif, 2-Phenylbenzimidazole menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia yang memerlukan reaksi heterosiklik.
Senyawa ini memiliki struktur benzimidazole yang diperkuat oleh substitusi fenil pada posisi ke-2. Sifat ini membuatnya sangat cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi siklik. Karena kestabilan kimianya, senyawa ini dapat digunakan dalam berbagai kondisi reaksi tanpa mudah terdegradasi. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemampuannya untuk berpartisipasi dalam berbagai reaksi kimia menjadikannya bahan yang sangat diminati oleh para peneliti.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, 2-Phenylbenzimidazole digunakan untuk penelitian ilmiah dan pengembangan produk kimia. Banyak institusi penelitian dan universitas di Indonesia memanfaatkan senyawa ini dalam eksperimen kimia organik dan sintesis senyawa kompleks. Karena kehandalannya, senyawa ini menjadi bagian penting dalam penelitian kimia di berbagai institusi di Indonesia.
Brosur TCI (PDF)
- Ligands 2025-12-01 · hal. 11
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk pengembangan obat baru
- Reaksi substitusi aromatik dalam kimia organik
- Penelitian tentang aktivitas biologis senyawa kimia
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia kompleks
- Pengembangan bahan kimia untuk industri farmasi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 716-79-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup dan jauh dari paparan cahaya langsung |
2-Phenylbenzimidazole harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari paparan cahaya matahari langsung dan kelembapan tinggi. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, pastikan menggunakan sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Bahan ini tidak beracun dalam dosis kecil, tetapi tetap perlu dihandle dengan hati-hati dalam laboratorium.
- Inbaraj dkk. (2007). Photophysical and Photochemical Studies of 2-Phenylbenzimidazole and UVB Sunscreen 2-Phenylbenzimidazole-5-sulfonic Acid¶. Photochemistry and Photobiology doi:10.1562/0031-8655(2002)0750107papsop2.0.co2
- Inbaraj dkk. (2002). Photophysical and Photochemical Studies of 2-Phenylbenzimidazole and UVB Sunscreen 2-Phenylbenzimidazole-5-sulfonic Acid¶. Photochemistry and Photobiology doi:10.1562/0031-8655(2002)075<0107:papsop>2.0.co;2
- Stevenson dkk. (1998). Photosensitization of Guanine-Specific DNA Damage by 2-Phenylbenzimidazole and the Sunscreen Agent 2-Phenylbenzimidazole-5-sulfonic Acid. Chemical Research in Toxicology doi:10.1021/tx980158l
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

