2-Methylbenzoxazole adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa heterosiklik. Bahan ini sering ditemukan dalam berbagai aplikasi kimia, termasuk dalam pembuatan obat, bahan plastik, dan bahan kimia industri. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai komponen penting dalam reaksi kimia yang memerlukan struktur heterosiklik yang stabil. Karena sifat kimianya yang unik, senyawa ini menjadi pilihan utama dalam berbagai penelitian ilmiah.
2-Methylbenzoxazole memiliki struktur molekul yang kompleks dan reaktivitas yang moderat. Senyawa ini stabil dalam kondisi tertentu, namun tetap memerlukan penanganan yang hati-hati. Sifat kimianya yang khas membuatnya cocok untuk reaksi substitusi dan reaksi aromatik. Karena kemurniannya tinggi dan ketersediaannya yang relatif mudah, senyawa ini sering dipilih oleh para peneliti untuk berbagai eksperimen kimia.
Di laboratorium Indonesia, 2-Methylbenzoxazole digunakan dalam berbagai penelitian kimia, termasuk dalam pengembangan senyawa obat dan bahan kimia sintetis. Bahan ini juga sering digunakan dalam pendidikan tingkat perguruan tinggi untuk memperluas pemahaman tentang reaksi kimia heterosiklik. Karena kegunaannya yang luas, senyawa ini menjadi bagian penting dalam kegiatan penelitian dan pengajaran di laboratorium kimia Indonesia.
- Sintesis senyawa obat dengan struktur heterosiklik yang kompleks
- Pengembangan bahan plastik dan polimer sintetis
- Penelitian tentang reaksi aromatik dan substitusi
- Pendidikan kimia tingkat perguruan tinggi untuk eksperimen sintesis
- Pengujian katalis dalam reaksi kimia organik
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 95-21-6 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah tertutup yang kedap udara, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan dalam ruangan sejuk dan kering sangat dianjurkan. Karena sifat kimianya yang stabil, senyawa ini tidak memerlukan kondisi penyimpanan ekstrem, namun tetap perlu dihindari kontak langsung dengan air atau bahan kimia berreaksi. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker saat menangani bahan ini.
- WANG (2013). Reversed-phase high performance liquid chromatography separation of 2-(fluorophenyl)-5-methylbenzoxazole and 2-(chlorophenyl)-5-methylbenzoxazole positional isomers. Chinese Journal of Chromatography doi:10.3724/sp.j.1123.2013.01030
- Arora dkk. (2011). Biotransformation of 4-chloro-2-nitrophenol into 5-chloro-2-methylbenzoxazole by a marine Bacillus sp. strain MW-1. Biodegradation doi:10.1007/s10532-011-9512-y
- Rosenberg dkk. (2012). Nucleophilic Attack on an Electronically Unsaturated Triosmium Cluster Complex of 2-Methylbenzoxazole: An Unusual Oxidative Ring Opening. Journal of Cluster Science doi:10.1007/s10876-012-0496-5
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
