Trisodium 2-(4-Sulfophenylazo)-1,8-dihydroxynaphthalene-3,6-disulfonate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan analisis laboratorium. Bahan ini termasuk dalam kategori reagen sintetik dan sering digunakan dalam proses pemurnian dan analisis kimia. Sebagai reagen kompleks, senyawa ini memiliki kemampuan untuk berikatan dengan berbagai ion logam dan molekul lainnya, sehingga sangat berguna dalam reaksi kimia yang memerlukan spesifisitas tinggi.
Salah satu karakteristik utama dari senyawa ini adalah kemampuannya untuk berfungsi sebagai reagen warna dalam reaksi kimia. Struktur kimia yang kompleks membuatnya sangat stabil dan memiliki daya reaksi yang baik dalam berbagai kondisi laboratorium. Selain itu, senyawa ini memiliki sifat larut dalam pelarut organik tertentu, sehingga memudahkan proses pemrosesan dan penggunaannya dalam berbagai eksperimen.
Dalam konteks laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian kimia, analisis kualitatif, dan pengembangan metode sintesis. Karena sifatnya yang stabil dan spesifik, senyawa ini menjadi pilihan utama para peneliti dan praktisi laboratorium dalam berbagai bidang ilmu seperti kimia analitik dan kimia organik.
- Digunakan dalam analisis kualitatif untuk mendeteksi ion logam tertentu
- Cocok untuk reaksi kompleks yang memerlukan spesifisitas tinggi
- Berguna dalam proses pemurnian senyawa kimia
- Dapat digunakan dalam pengembangan metode sintesis baru
- Memiliki potensi dalam aplikasi analisis kromatografi
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 23647-14-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Synthetic Reagents > Acids, Bases [Synthetic Reagents] |
| Ukuran kemasan | 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari cahaya |
Senyawa ini harus disimpan dalam wadah yang kedap udara dan jauh dari paparan cahaya matahari langsung untuk menjaga stabilitasnya. Wadah yang sesuai adalah botol kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area penyimpanan ventilasi baik dan aman dari sumber panas atau percikan.
—
