Langsung ke informasi produk
1 dari 2

TCI

CAS 147-14-8

Copper(II) Phthalocyanine (beta-form), CAS 147-14-8, TCI P1006

Copper(II) Phthalocyanine (beta-form), CAS 147-14-8, TCI P1006

Identitas Kimia

Nama lain
CuPc
No. CAS
147-14-8
PubChem
CID 6531516·SID 87575119
Rumus molekul
C32H16CuN8
Berat molekul
576.1 g/mol
Kemurnian
>93.0%(T)
Basis data rujukan
ChEBI·ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
copper 2,11,20,29,37,39-hexaza-38,40-diazanidanonacyclo[28.6.1.13,10.112,19.121,28.04,9.013,18.022,27.031,36]tetraconta-1,3,5,7,9,11,13,15,17,19(39),20,22,24,26,28,30(37),31,33,35-nonadecaene
SMILES
C1=CC=C2C(=C1)C3=NC4=NC(=NC5=C6C=CC=CC6=C([N-]5)N=C7C8=CC=CC=C8C(=N7)N=C2[N-]3)C9=CC=CC=C94.[Cu+2]
InChIKey
XCJYREBRNVKWGJ-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 717.150,00
Harga reguler Rp 500.850,00 Harga obral Rp 717.150,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Lihat contoh CoA (contoh format — nilai aktual sesuai lot pengiriman)

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

Copper(II) Phthalocyanine (beta-form) dari TCI adalah kompleks logam dengan ion tembaga(II) di pusat cincin makrosiklik ftalosianina yang besar dan terkonjugasi. Senyawa ini terkenal sebagai pigmen biru yang sangat stabil dan banyak dipakai di industri tinta, cat, dan plastik. Bentuk beta adalah salah satu polimorf kristalnya yang paling stabil secara termodinamika. Di laboratorium modern, tembaga ftalosianina juga dikenal sebagai semikonduktor organik tipe-p dan katalis berbasis logam transisi, sehingga perannya meluas dari kimia anorganik hingga elektronika organik.

Senyawa ini dipilih karena stabilitasnya yang sangat tinggi terhadap panas, cahaya, asam, dan basa. Struktur makrosiklik yang datar dan sistem elektron π yang luas membuatnya menyerap cahaya merah dan inframerah dekat dengan kuat. Dalam padatan, molekulnya bertumpuk rapat sehingga dapat menghantarkan muatan positif (hole). Ion tembaga di pusat cincin memberi aktivitas redoks yang dimanfaatkan dalam reaksi oksidasi katalitik dan elektrokatalisis. Karena kelarutannya sangat rendah, material ini lazim diproses dengan penguapan termal vakum untuk membuat film tipis. Ketersediaan bentuk polimorf tertentu memudahkan peneliti membandingkan pengaruh struktur kristal terhadap sifat material.

Di Indonesia, Copper(II) Phthalocyanine relevan bagi laboratorium kimia anorganik, fisika material, dan teknik yang meneliti sel surya organik, sensor gas, katalisis, atau pigmen. Perguruan tinggi dapat memakainya sebagai contoh nyata kompleks makrosiklik dalam pengajaran, sedangkan laboratorium riset terapan dapat menjadikannya material standar. Pilihan kemasan 25 g, 100 g, dan 500 g mendukung kebutuhan dari eksplorasi awal hingga penggunaan rutin skala lebih besar.

Brosur TCI (PDF)

  • Lapisan donor atau transpor hole pada sel surya organik: sifatnya sebagai semikonduktor tipe-p dan serapan cahayanya yang kuat menjadikannya material klasik untuk perangkat heterojunction.
  • Sensor gas berbasis film tipis: konduktivitas film tembaga ftalosianina berubah saat terpapar gas oksidator atau reduktor, sehingga cocok untuk riset sensor sederhana dan sensitif.
  • Katalisis oksidasi dan elektrokatalisis: ion tembaga di pusat makrosiklik memiliki aktivitas redoks, sehingga dimanfaatkan dalam studi oksidasi senyawa organik dan reduksi elektrokimia.
  • Studi pigmen dan polimorfisme: bentuk beta yang stabil menjadi acuan untuk meneliti hubungan struktur kristal, warna, dan kinerja pigmen dalam formulasi cat, tinta, dan plastik.
  • Pengajaran kimia koordinasi makrosiklik: senyawa ini contoh nyata kompleks logam dengan ligan terkonjugasi luas, sehingga berguna dalam praktikum spektroskopi dan karakterisasi material.

Merek TCI
Nomor CAS 147-14-8
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements [Catalysis and Inorganic Chemistry]
Ukuran kemasan 25g, 100g, 500g
Bentuk fisik padatan berupa serbuk berwarna biru (detail lihat CoA)
Penyimpanan suhu ruang, wadah tertutup rapat, tempat kering

Simpan Copper(II) Phthalocyanine dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat kering dan sejuk, jauh dari oksidator kuat. Bahan ini sangat stabil, tetapi serbuknya yang halus mudah tersebar dan dapat menodai permukaan maupun pakaian. Timbang di area yang minim aliran udara atau di dalam lemari asam, dan gunakan masker debu, sarung tangan, serta kacamata pelindung. Untuk riset perangkat elektronik, gunakan peralatan khusus supaya tidak terjadi kontaminasi silang. Buang limbah yang mengandung tembaga sesuai prosedur limbah logam berat, dan baca SDS sebelum digunakan.

  • Debe dkk. (1990). Effect of gravity on copper phthalocyanine thin films II: Spectroscopic evidence for a new oriented thin film polymorph of copper phthalocyanine grown in a microgravity enviroment. Thin Solid Films doi:10.1016/0040-6090(90)90148-7
  • Debe (1992). Variable angle spectroscopic ellipsometry studies of oriented phthalocyanine films. II. Copper phthalocyanine. Journal of Vacuum Science & Technology A: Vacuum, Surfaces, and Films doi:10.1116/1.577916
  • Duro dkk. (1993). Synthesis and Aggregation Properties in Solution of a New Octasubstituted Copper Phthalocyanine: {2,3,9,10,16,17,23,24‐Octakis‐[(dioctylaminocarbonyl)methoxy]phthalocyaninato}copper(II). Chemische Berichte doi:10.1002/cber.19931260137

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.