Copper(II) Phthalocyanine (beta-form) dari TCI adalah kompleks logam dengan ion tembaga(II) di pusat cincin makrosiklik ftalosianina yang besar dan terkonjugasi. Senyawa ini terkenal sebagai pigmen biru yang sangat stabil dan banyak dipakai di industri tinta, cat, dan plastik. Bentuk beta adalah salah satu polimorf kristalnya yang paling stabil secara termodinamika. Di laboratorium modern, tembaga ftalosianina juga dikenal sebagai semikonduktor organik tipe-p dan katalis berbasis logam transisi, sehingga perannya meluas dari kimia anorganik hingga elektronika organik.
Senyawa ini dipilih karena stabilitasnya yang sangat tinggi terhadap panas, cahaya, asam, dan basa. Struktur makrosiklik yang datar dan sistem elektron π yang luas membuatnya menyerap cahaya merah dan inframerah dekat dengan kuat. Dalam padatan, molekulnya bertumpuk rapat sehingga dapat menghantarkan muatan positif (hole). Ion tembaga di pusat cincin memberi aktivitas redoks yang dimanfaatkan dalam reaksi oksidasi katalitik dan elektrokatalisis. Karena kelarutannya sangat rendah, material ini lazim diproses dengan penguapan termal vakum untuk membuat film tipis. Ketersediaan bentuk polimorf tertentu memudahkan peneliti membandingkan pengaruh struktur kristal terhadap sifat material.
Di Indonesia, Copper(II) Phthalocyanine relevan bagi laboratorium kimia anorganik, fisika material, dan teknik yang meneliti sel surya organik, sensor gas, katalisis, atau pigmen. Perguruan tinggi dapat memakainya sebagai contoh nyata kompleks makrosiklik dalam pengajaran, sedangkan laboratorium riset terapan dapat menjadikannya material standar. Pilihan kemasan 25 g, 100 g, dan 500 g mendukung kebutuhan dari eksplorasi awal hingga penggunaan rutin skala lebih besar.
Brosur TCI (PDF)
- Magnetic Metal Complexes 2024-12-16 · hal. 1
- Molecular Conductors 2025-11-13 · hal. 5
- Organic Light-Emitting Diode (OLED) Materials 2026-08-18 · hal. 5
- Solar Cell Materials 2026-04-21 · hal. 11
Produk TCI terkait
- Titanyl Phthalocyanine (purified by sublimation), CAS 26201-32-1, TCI T2272
- Zinc Phthalocyanine (purified by sublimation), CAS 14320-04-8, TCI Z0037
- Boron Subphthalocyanine Chloride (purified by sublimation), CAS 36530-06-0, TCI B6296
- Copper(II) Tetraphenylporphyrin, CAS 14172-91-9, TCI C2987
- Iron(II) Phthalocyanine (purified by sublimation), CAS 132-16-1, TCI I0783
- Copper(II) Bis(2-hydroxyethyl)dithiocarbamate, CAS 52611-57-1, TCI B0491
- Lapisan donor atau transpor hole pada sel surya organik: sifatnya sebagai semikonduktor tipe-p dan serapan cahayanya yang kuat menjadikannya material klasik untuk perangkat heterojunction.
- Sensor gas berbasis film tipis: konduktivitas film tembaga ftalosianina berubah saat terpapar gas oksidator atau reduktor, sehingga cocok untuk riset sensor sederhana dan sensitif.
- Katalisis oksidasi dan elektrokatalisis: ion tembaga di pusat makrosiklik memiliki aktivitas redoks, sehingga dimanfaatkan dalam studi oksidasi senyawa organik dan reduksi elektrokimia.
- Studi pigmen dan polimorfisme: bentuk beta yang stabil menjadi acuan untuk meneliti hubungan struktur kristal, warna, dan kinerja pigmen dalam formulasi cat, tinta, dan plastik.
- Pengajaran kimia koordinasi makrosiklik: senyawa ini contoh nyata kompleks logam dengan ligan terkonjugasi luas, sehingga berguna dalam praktikum spektroskopi dan karakterisasi material.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 147-14-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Catalysis and Inorganic Chemistry > Transition Elements [Catalysis and Inorganic Chemistry] |
| Ukuran kemasan | 25g, 100g, 500g |
| Bentuk fisik | padatan berupa serbuk berwarna biru (detail lihat CoA) |
| Penyimpanan | suhu ruang, wadah tertutup rapat, tempat kering |
Simpan Copper(II) Phthalocyanine dalam wadah aslinya yang tertutup rapat, di tempat kering dan sejuk, jauh dari oksidator kuat. Bahan ini sangat stabil, tetapi serbuknya yang halus mudah tersebar dan dapat menodai permukaan maupun pakaian. Timbang di area yang minim aliran udara atau di dalam lemari asam, dan gunakan masker debu, sarung tangan, serta kacamata pelindung. Untuk riset perangkat elektronik, gunakan peralatan khusus supaya tidak terjadi kontaminasi silang. Buang limbah yang mengandung tembaga sesuai prosedur limbah logam berat, dan baca SDS sebelum digunakan.
- Debe dkk. (1990). Effect of gravity on copper phthalocyanine thin films II: Spectroscopic evidence for a new oriented thin film polymorph of copper phthalocyanine grown in a microgravity enviroment. Thin Solid Films doi:10.1016/0040-6090(90)90148-7
- Debe (1992). Variable angle spectroscopic ellipsometry studies of oriented phthalocyanine films. II. Copper phthalocyanine. Journal of Vacuum Science & Technology A: Vacuum, Surfaces, and Films doi:10.1116/1.577916
- Duro dkk. (1993). Synthesis and Aggregation Properties in Solution of a New Octasubstituted Copper Phthalocyanine: {2,3,9,10,16,17,23,24‐Octakis‐[(dioctylaminocarbonyl)methoxy]phthalocyaninato}copper(II). Chemische Berichte doi:10.1002/cber.19931260137
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
Kategori Produk
- Electronic MaterialsMolecular ConductorsDonor Molecules [Molecular Conductors]
- Electronic MaterialsOrganic Light-Emitting Diode (OLED) MaterialsHole Transport Materials (HTM) [Organic Light-Emitting Diode (OLED) Materials]
- Electronic MaterialsOrganic Solar Cell (OPV) MaterialsDonor Materials [Organic Solar Cell (OPV) Materials]
- Magnetic MaterialsMagnetic Metal ComplexesPhthalocyanine Complexes, Porphyrin Complexes [Magnetic Metal Complexes]
- Photonic Materials and Optical MaterialsPhthalocyanine Dyes, Porphyrin Dyes


