1,2-Pentanediol adalah senyawa kimia yang digunakan secara luas dalam berbagai aplikasi laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa organik. Sebagai bahan dasar (building block), senyawa ini memiliki struktur yang sederhana namun sangat fleksibel, memungkinkan reaksi kimia yang beragam. Bahan ini sering digunakan dalam pembuatan ester, polimer, dan senyawa lain yang memerlukan reaktivitas tinggi. Dalam laboratorium, 1,2-Pentanediol juga berperan dalam proses pemurnian dan modifikasi senyawa kimia.
1,2-Pentanediol memiliki sifat kimia yang stabil dan daya reaktivitas yang baik, sehingga cocok untuk berbagai reaksi seperti esterifikasi, hidrolisis, dan reaksi substitusi. Senyawa ini juga memiliki titik didih yang relatif tinggi, sehingga memudahkan proses pemanasan dan pendinginan dalam eksperimen. Karena sifatnya yang tidak beracun dan mudah diolah, 1,2-Pentanediol menjadi pilihan yang aman dan efektif dalam berbagai aplikasi laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, 1,2-Pentanediol digunakan dalam berbagai penelitian kimia, termasuk dalam pembuatan bahan kimia industri dan produk farmasi. Bahan ini juga sering ditemukan dalam penelitian tentang polimer dan bahan baku untuk produksi bahan kimia yang lebih kompleks. Karena kehandalannya dalam berbagai reaksi, senyawa ini menjadi bagian penting dalam kegiatan penelitian ilmiah di berbagai institusi pendidikan dan lembaga riset di Indonesia.
Produk TCI terkait
- TCI T0483 144-19-4 2,2,4-Trimethyl-1,3-pentanediol
- TCI P0670 625-69-4 2,4-Pentanediol
- TCI P0050 111-29-5 1,5-Pentanediol
- TCI M0710 4457-71-0 3-Methyl-1,5-pentanediol
- TCI I0405 25265-77-4 3-Hydroxy-2,2,4-trimethylpentyl Isobutyrate (contains ca 40% 2,2,4-Trimethyl-1,3-pentanediol 3-Monoisobutyrate)
- TCI D2619 57987-55-0 2,4-Diethyl-1,5-pentanediol (DL- and meso- mixture)
- Pembuatan ester untuk sintesis senyawa organik kompleks
- Reaksi hidrolisis dalam studi degradasi senyawa kimia
- Sintesis polimer dalam penelitian material baru
- Modifikasi senyawa dalam proses pemurnian bahan kimia
- Eksperimen reaksi substitusi untuk studi mekanisme kimia
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 5343-92-0 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25mL, 500mL |
| Bentuk fisik | Cairan |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
1,2-Pentanediol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering untuk mencegah penguapan dan kontaminasi. Wadah yang digunakan harus terbuat dari bahan tahan korosi seperti gelas atau plastik yang tidak bereaksi dengan senyawa ini. Dalam penggunaan, pastikan area kerja bersih dan hindari kontak langsung dengan kulit serta mata. Bahan ini tidak beracun, tetapi tetap perlu dihindari inhalasi uapnya. Selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan kacamata pelindung saat menangani bahan ini.
- Yoshida (2023). A urinary biomarker for monitoring exposures to 2,2,4-trimethyl-1,3-pentanediol monoisobutyrate and 2,2,4-trimethyl-1,3-pentanediol diisobutyrate in rats. Archives of Toxicology doi:10.1007/s00204-023-03570-9
- Zhang dkk. (2025). Oxygen vacancy-rich metal oxides and Co-Cu alloy bifunctional sites for selective conversion of furfural to 1,2-pentanediol and 1,5-pentanediol. Journal of Catalysis doi:10.1016/j.jcat.2025.116378
- Matsumura dkk. (1994). Microbial production of (2R, 4R)-2,4-pentanediol by enatioselective reduction of acetylacetone and stereoinversion of 2,4-pentanediol. Biotechnology Letters doi:10.1007/bf01023330
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

