1-Pyrenemethanol adalah senyawa kimia yang termasuk dalam kategori senyawa pembangun (building blocks) dalam kimia organik. Senyawa ini memiliki struktur dasar pyren yang merupakan cincin aromatik dengan enam atom karbon dan dua atom nitrogen. Dalam laboratorium, 1-Pyrenemethanol sering digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa kompleks yang memiliki aktivitas biologis atau sifat fisika tertentu. Karena struktur kimianya yang unik, senyawa ini juga menjadi bahan penting dalam penelitian kimia organik dan sintesis molekul kompleks.
Senyawa ini memiliki sifat kimia yang stabil dalam kondisi tertentu, namun sangat sensitif terhadap paparan oksidasi dan sinar UV. Karena kemurnian tinggi dan kestabilan kimia yang baik, 1-Pyrenemethanol menjadi pilihan utama dalam berbagai eksperimen kimia yang membutuhkan bahan baku berkualitas tinggi. Ketersediaan dalam bentuk padat dan kemudahan dalam pemrosesan membuatnya sangat praktis untuk digunakan dalam berbagai skala penelitian.
Di laboratorium Indonesia, 1-Pyrenemethanol digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama dalam studi sintesis senyawa heterosiklik dan senyawa dengan aktivitas farmakologis. Banyak institusi penelitian dan universitas menggunakan senyawa ini untuk keperluan pendidikan dan penelitian, terutama dalam bidang kimia murni dan aplikasi industri.
- Sintesis senyawa heterosiklik untuk studi aktivitas biologis
- Pengembangan senyawa dengan sifat optik atau elektronik tertentu
- Penelitian dalam bidang kimia murni dan struktur molekul
- Eksperimen kimia organik untuk pengujian reaktivitas senyawa
- Penggunaan dalam penelitian farmakologi untuk pengembangan obat baru
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 24463-15-8 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 1g, 5g |
| Bentuk fisik | Padat |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari cahaya dan udara |
1-Pyrenemethanol harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan udara bebas. Wadah yang digunakan sebaiknya terbuat dari bahan inert seperti plastik atau gelas yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penyimpanan, senyawa ini harus ditempatkan di area yang sejuk dan kering. Karena sifat sensitifnya terhadap oksidasi, sebaiknya hindari kontak langsung dengan udara bebas dan jangan menyimpannya di tempat terbuka. Selama penanganan, pengguna harus menggunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung.
- Nakashima dkk. (1996). Fluorescence Quenching of 1‐Pyrenemethanol by Methylviologen in Polystyrene Latex Dispersions. Photochemistry and Photobiology doi:10.1111/j.1751-1097.1996.tb02461.x
- Nakashima dkk. (2000). Fluorescence Quenching of 1-Pyrenemethanol by Serotonin on the Surface of Polystyrene Latex Particles. Bulletin of the Chemical Society of Japan doi:10.1246/bcsj.73.1507
- Zou dkk. (2019). 1-Pyrenemethanol derived nanocrystal reinforced graphene films with high thermal conductivity and flexibility. Nanotechnology doi:10.1088/1361-6528/ab51c5
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
