5-Phenylvaleric Acid adalah senyawa kimia yang digunakan sebagai bahan dasar dalam sintesis senyawa organik kompleks. Produk ini termasuk dalam kategori Building Blocks, yang merupakan komponen penting dalam berbagai reaksi kimia. Bahan ini sering digunakan dalam penelitian kimia organik untuk membangun struktur molekul yang lebih kompleks. Dalam laboratorium, senyawa ini menjadi alat bantu yang sangat vital untuk pengembangan senyawa baru, termasuk obat, bahan kimia industri, dan bahan baku untuk senyawa sintetis lainnya.
5-Phenylvaleric Acid memiliki struktur molekul yang stabil dan reaktivitas yang cukup baik, sehingga memudahkan proses reaksi kimia. Senyawa ini juga memiliki sifat kimia yang dapat diatur melalui berbagai kondisi reaksi, seperti suhu, katalis, dan pelarut. Karena sifat tersebut, senyawa ini dipilih untuk berbagai aplikasi di laboratorium, terutama dalam sintesis senyawa aromatik dan senyawa dengan rantai hidrokarbon.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini digunakan secara luas dalam penelitian kimia organik, terutama di institusi pendidikan tinggi dan lembaga penelitian. Bahan ini menjadi bagian integral dari proses pengembangan senyawa baru, yang mendukung inovasi di bidang farmasi, material, dan teknologi. Ketersediaan bahan ini memudahkan para peneliti dalam melakukan eksperimen secara efisien dan akurat.
- Sintesis senyawa aromatik kompleks untuk pengembangan obat
- Pembuatan bahan baku untuk senyawa kimia industri
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa organik rantai panjang
- Pengembangan senyawa baru dengan struktur molekul spesifik
- Studi tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan tertentu
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2270-20-4 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 5g, 25g |
| Bentuk fisik | Padatan kristalin |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup, jauh dari cahaya dan kelembapan |
5-Phenylvaleric Acid harus disimpan dalam wadah tertutup rapat, jauh dari sumber cahaya dan kelembapan. Penyimpanan dalam lingkungan sejuk dan kering sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas dan stabilitas senyawa. Saat memanjangkannya, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker. Pastikan wadah tidak terbuka dan tidak terpapar udara bebas untuk mencegah degradasi. Senyawa ini bersifat kimia yang memerlukan penanganan hati-hati untuk memastikan keselamatan di laboratorium.
- Monte dkk. (2001). Thermodynamic Study on the Sublimation of 2-Phenylacetic, 4-Phenylbutyric, and 5-Phenylvaleric Acid. Journal of Chemical & Engineering Data doi:10.1021/je010153h
- Fujita dkk. (1996). Two Jasmonoid Glucosides and a Phenylvaleric Acid Glucoside from Perilla frutescens. Bioscience, Biotechnology, and Biochemistry doi:10.1271/bbb.60.732
- Ho dkk. (2007). Structure and polymer form of poly-3-hydroxyalkanoates produced by Pseudomonas oleovorans grown with mixture of sodium octanoate/undecylenic acid and sodium octanoate/5-phenylvaleric acid. International Journal of Biological Macromolecules doi:10.1016/j.ijbiomac.2006.06.017
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
