4-Phenoxybutyl Chloride dari TCI adalah alkil klorida dengan rantai empat karbon yang ujung lainnya terikat pada gugus fenoksi melalui ikatan eter. Molekulnya terdiri atas tiga bagian: cincin fenil, jembatan eter, dan rantai butil berakhiran atom klor. Senyawa ini termasuk building block non-heterosiklik. Perannya di laboratorium adalah sebagai agen alkilasi untuk memasang gugus 4-fenoksibutil pada atom nitrogen, oksigen, sulfur, atau karbon dari molekul lain. Dengan begitu, ia berfungsi sebagai penghubung (linker) yang membawa unit fenil eter.
Atom klor primer di ujung rantai adalah gugus pergi yang cukup baik untuk substitusi nukleofilik bimolekuler, terutama dengan bantuan pemanasan, pelarut polar aprotik, atau penambahan garam iodida untuk mempercepat reaksi. Ikatan eter fenil relatif stabil terhadap banyak kondisi reaksi, sehingga bagian fenoksi biasanya tetap utuh selama tahap alkilasi. Panjang rantai empat karbon memberi jarak yang fleksibel antara gugus aromatik dan gugus fungsi baru. Jarak ini sering dimanfaatkan dalam perancangan senyawa bioaktif dan ligan.
Di laboratorium kimia organik dan farmasi Indonesia, senyawa seperti ini berguna untuk sintesis turunan amina tersier, eter, atau garam amonium yang mengandung rantai fenoksialkil. Rantai semacam ini dijumpai dalam berbagai studi kimia medisinal. Kemasan 25g memberikan jumlah yang memadai untuk optimasi reaksi alkilasi dan pembuatan beberapa seri turunan dalam satu proyek penelitian.
- N-alkilasi amina: atom klor primer bereaksi dengan amina primer atau sekunder, sehingga gugus 4-fenoksibutil terpasang dan terbentuk amina baru yang relevan untuk kimia medisinal.
- O-alkilasi fenol dan alkohol: dengan basa yang sesuai, senyawa ini membentuk eter baru yang membawa penghubung fenoksibutil di antara dua bagian aromatik atau alifatik.
- Pembuatan garam amonium kuaterner: reaksi dengan amina tersier atau heterosiklik nitrogen menghasilkan garam kuaterner yang dapat dipelajari sebagai surfaktan atau cairan ionik.
- Konversi menjadi alkil iodida atau azida: atom klor dapat ditukar melalui reaksi Finkelstein atau dengan natrium azida untuk mendapatkan zat antara yang lebih reaktif atau serbaguna.
- Perancangan penghubung molekuler: rantai empat karbon dengan ujung fenil eter memberi jarak fleksibel yang berguna dalam studi hubungan struktur-aktivitas dan desain ligan.
| Merek | TCI (kode produk P1386) |
|---|---|
| Nomor CAS | 2651-46-9 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | mengacu pada CoA dan SDS dari TCI |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik |
Simpan 4-Phenoxybutyl Chloride dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk, kering, dan berventilasi baik, jauh dari sumber panas, basa kuat, dan pengoksidasi. Sebagai agen alkilasi, senyawa ini harus ditangani dengan hati-hati: hindari kontak dengan kulit dan mata serta jangan menghirup uapnya. Bekerjalah di lemari asam dengan sarung tangan tahan bahan kimia, kacamata pengaman, dan jas laboratorium. Kumpulkan limbah terhalogenasi secara terpisah dan rujuk SDS resmi TCI.
—
