Ethyl 4-Phenoxybutyrate adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi sintetik untuk membangun struktur molekul kompleks. Bahan ini sering ditemukan dalam laboratorium kimia sebagai bahan baku untuk sintesis senyawa organik yang memiliki aplikasi luas, termasuk dalam farmasi dan industri kimia. Dalam proses sintesis, senyawa ini berperan sebagai donor grup butyrate yang dapat bereaksi dengan berbagai reaktif lain untuk membentuk senyawa baru.
Ethyl 4-Phenoxybutyrate memiliki struktur molekul yang stabil dan memiliki kelarutan yang baik dalam pelarut organik seperti etil asetat dan etanol. Sifat ini menjadikannya sangat cocok untuk digunakan dalam reaksi kimia yang memerlukan kondisi pelarut tertentu. Selain itu, senyawa ini juga memiliki kestabilan termal yang baik, sehingga memudahkan proses penyimpanan dan penggunaan dalam laboratorium.
Di laboratorium Indonesia, Ethyl 4-Phenoxybutyrate sering digunakan oleh peneliti dan mahasiswa dalam penelitian kimia organik. Bahan ini sangat relevan dalam pembelajaran dan pengembangan teknik sintesis kimia, terutama dalam bidang farmasi dan material kimia. Ketersediaannya di pasar lokal memudahkan akses untuk kebutuhan penelitian dan pengajaran.
- Sintesis senyawa organik kompleks yang memerlukan grup butyrate
- Pengembangan obat baru melalui reaksi kimia organik
- Penelitian tentang reaktivitas senyawa aromatik
- Pembuatan bahan baku untuk industri kimia farmasi
- Studi tentang mekanisme reaksi kimia dalam lingkungan laboratorium
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 2364-59-2 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Building Blocks > Non-Heterocyclic Building Blocks |
| Ukuran kemasan | 25g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Ethyl 4-Phenoxybutyrate harus disimpan dalam wadah tertutup rapat untuk mencegah kontaminasi udara dan kelembapan. Penyimpanan di lingkungan dengan suhu rendah dan kering sangat disarankan. Saat menangani bahan ini, pengguna harus memakai sarung tangan dan masker untuk melindungi kulit dan pernapasan. Selain itu, bahan ini harus dihindari dari paparan langsung sinar matahari dan sumber panas untuk menjaga kestabilan struktur molekulnya.
—
