Polyethylene Glycol 2000 dari TCI adalah polimer polietilen glikol (PEG) dengan berat molekul rata-rata sekitar 2000. Polimer ini tersusun dari unit berulang etilen oksida dengan gugus hidroksil di kedua ujung rantainya. PEG adalah salah satu polimer yang paling luas dipakai di laboratorium kimia, biokimia, dan farmasi. Bahan ini berguna untuk PEGilasi, presipitasi biomolekul, formulasi, dan sebagai bahan awal sintesis turunan PEG fungsional.
PEG 2000 dipilih karena sangat larut dalam air dan dalam banyak pelarut organik polar. Polimer ini juga relatif inert secara kimia dan umumnya dianggap biokompatibel. Panjang rantai sekitar 2000 sering dianggap ukuran yang seimbang: cukup panjang untuk memberi efek hidrasi dan perisai sterik pada permukaan partikel atau molekul, tetapi tetap mudah ditangani dan dimodifikasi. Gugus hidroksil di kedua ujungnya dapat diaktivasi menjadi tosilat, amina, karboksil, atau gugus reaktif lain untuk keperluan konjugasi.
Di Indonesia, PEG banyak dipakai di laboratorium teknologi farmasi, nanoteknologi, biokimia, dan teknik kimia. Contohnya adalah pembuatan nanopartikel, dispersi padat, hidrogel, dan sistem penghantaran obat. Pilihan kemasan 25g untuk percobaan awal dan 500g untuk kebutuhan rutin atau skala formulasi yang lebih besar memudahkan laboratorium menyesuaikan pembelian dengan intensitas pemakaian.
- PEGilasi dan konjugasi: gugus hidroksil di kedua ujung rantai dapat difungsionalisasi lalu dikonjugasikan ke protein, peptida, atau obat untuk meningkatkan kelarutan dan stabilitasnya.
- Modifikasi permukaan nanopartikel: rantai PEG 2000 memberi lapisan hidrofilik dan perisai sterik yang membantu mencegah agregasi nanopartikel dalam larutan berair.
- Formulasi farmasi dan dispersi padat: kelarutan PEG yang baik dalam air membuatnya berguna sebagai pembawa untuk meningkatkan laju disolusi zat aktif yang sukar larut.
- Sintesis hidrogel dan polimer: PEG dapat diubah menjadi turunan diakrilat atau turunan reaktif lain sebagai bahan dasar jaringan hidrogel untuk riset biomaterial.
- Presipitasi dan kristalisasi biomolekul: PEG dikenal sebagai agen pengendap yang lazim untuk mengendapkan protein atau asam nukleat dan menyaring kondisi kristalisasi.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 25322-68-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Chemistry > Chemical Biology > PEGylation |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | padatan (umumnya berupa serpihan atau serbuk menyerupai lilin); rincian mengacu pada Certificate of Analysis |
| Penyimpanan | wadah tertutup rapat, tempat sejuk dan kering, terlindung dari kelembapan |
Simpan PEG 2000 dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering, karena PEG cenderung menyerap kelembapan dari udara. Untuk sintesis turunan yang sensitif terhadap air, bahan sebaiknya dikeringkan terlebih dahulu, misalnya dengan pemanasan di bawah vakum atau distilasi azeotrop, sebelum digunakan. Jauhkan dari oksidator kuat. Walaupun relatif aman, tetap kenakan sarung tangan dan kacamata pelindung, serta hindari tumpahan di lantai karena dapat menjadi licin.
- (2000). Processing parameters for feedstock polyethylene glycol-polymethylmethacrylate binder. Metal Powder Report doi:10.1016/s0026-0657(00)87351-8
- Franga dkk. (2000). Polyethylene glycol-induced pancreatitis. Gastrointestinal Endoscopy doi:10.1067/mge.2000.109718
- (2019). Research on Polyethylene Glycol, Crosslinked Polyethylene Glycol & Polyethylene Glycol Chitosan Conjugate Coating for Biomedical Application. International Journal of Recent Technology and Engineering doi:10.35940/ijrte.b1370.0982s1119
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.
