Polyethylene Glycol Glycidyl Lauryl Ether (PEG Glycidyl Lauryl Ether) adalah senyawa kimia yang digunakan dalam berbagai aplikasi ilmiah dan industri. Bahan ini termasuk dalam kategori reagen polimer dan makromolekul, yang sering digunakan dalam sintesis senyawa kompleks dan modifikasi polimer. Dalam laboratorium, senyawa ini berperan sebagai reaktan yang membantu dalam pembentukan ikatan kimia, terutama dalam reaksi epoksida. Karena sifatnya yang reaktif, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian material, farmasi, dan kimia organik.
Bahan ini memiliki struktur molekuler yang terdiri dari rantai polietilen glikol yang dihubungkan dengan grup epoksida pada ujung lauryl. Struktur ini memberikan sifat reaktivitas tinggi dan kemampuan untuk berikatan dengan berbagai molekul lain. Sifat ini menjadikannya pilihan yang tepat untuk aplikasi seperti modifikasi permukaan, pembuatan kopolimer, dan sintesis senyawa dengan sifat tertentu. Karena kestabilan kimianya dan kemampuan reaksinya, senyawa ini sangat diminati dalam penelitian ilmiah.
Di laboratorium Indonesia, senyawa ini sering digunakan dalam penelitian bidang material dan kimia organik. Para peneliti dan mahasiswa menggunakan bahan ini untuk eksperimen yang memerlukan reaktan dengan sifat reaktif dan fleksibel. Bahan ini juga menjadi bagian dari proses pengembangan produk baru, seperti bahan baku untuk obat, bahan komposit, atau bahan pelapis. Ketersediaannya di pasar lokal membuatnya mudah diakses oleh para peneliti di Indonesia.
Produk TCI terkait
- Digunakan dalam sintesis senyawa epoksida untuk aplikasi farmasi karena kemampuannya dalam membentuk ikatan kimia yang stabil.
- Cocok untuk modifikasi permukaan polimer dalam penelitian material karena sifat reaktivitasnya yang tinggi.
- Dapat dimanfaatkan dalam pembuatan kopolimer untuk pengembangan bahan komposit dengan sifat tertentu.
- Berguna dalam penelitian kimia organik untuk reaksi substitusi dan reaksi cross-linking.
- Dapat digunakan dalam pembuatan pelapisan kimia untuk aplikasi industri seperti tekstil dan elektronik.
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 86630-59-3 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat di tempat sejuk dan kering |
Bahan ini harus disimpan dalam wadah tertutup rapat di tempat yang sejuk dan kering untuk mencegah reaksi dengan kelembapan atau oksigen. Karena sifat reaktifnya, sebaiknya dihindari kontak langsung dengan air atau bahan kimia lain yang tidak stabil. Wadah yang sesuai adalah wadah kaca atau plastik yang tahan terhadap reaksi kimia. Dalam penanganan, selalu gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari paparan langsung.
- Barman dkk. (2009). Identification and quantification of polyethylene glycol types in polyethylene glycol methyl ether and polyethylene glycol vinyl ether. Journal of Chromatography A doi:10.1016/j.chroma.2009.08.024
- Wang dkk. (2021). A new approach to prepare Polyethylene Glycol Allyl Glycidyl Ether. E3S Web of Conferences doi:10.1051/e3sconf/202126702004
- Ding dkk. (2024). Preparation and Characterization of Biobased Dehydroabietyl Polyethylene Glycol Glycidyl Ether-Grafted Hydroxyethyl Cellulose with High Emulsifying Property. Journal of Renewable Materials doi:10.32604/jrm.2023.029424
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

