Polyethylene Glycol Diglycidyl Ether (PEGDE) dengan nomor CAS 26403-72-5 adalah bahan kimia yang digunakan dalam berbagai reaksi kimia dan sintesis polimer. Bahan ini termasuk dalam kategori monomer dan sering digunakan dalam bidang ilmu material dan kimia. PEGDE memiliki struktur molekuler yang terdiri dari rantai polietilen glikol yang terikat pada dua grup epoksida, sehingga memberikan sifat reaktif dan fleksibel. Dalam laboratorium, bahan ini sering digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan komposit, pelapis, dan bahan polimer yang memiliki sifat tertentu.
PEGDE memiliki sifat kimia yang stabil dan reaktif, sehingga cocok untuk berbagai reaksi kimia seperti polimerisasi, glikosilasi, dan modifikasi permukaan. Karena struktur molekulnya yang dapat disesuaikan, bahan ini sangat fleksibel dalam penggunaan. Selain itu, PEGDE memiliki daya larut yang baik dalam pelarut organik, sehingga mudah digunakan dalam berbagai proses kimia. Sifat ini menjadikannya pilihan yang ideal untuk penelitian di bidang material dan kimia.
Di laboratorium Indonesia, PEGDE digunakan dalam berbagai penelitian terkait sintesis polimer, modifikasi permukaan, dan pembuatan bahan komposit. Bahan ini sering ditemukan dalam penelitian di institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset. Karena kehandalannya dalam berbagai reaksi kimia, PEGDE menjadi bahan yang penting dalam pengembangan material baru dan aplikasi industri.
- Penggunaan dalam sintesis polimer untuk pembuatan bahan komposit
- Pemrosesan permukaan untuk meningkatkan daya ikat bahan
- Penelitian tentang modifikasi molekuler untuk aplikasi medis dan industri
- Pengembangan bahan pelapis yang tahan terhadap lingkungan
- Aplikasi dalam pembuatan bahan penyambung (adhesive) untuk industri manufaktur
| Merek | TCI |
|---|---|
| Nomor CAS | 26403-72-5 |
| Rumus molekul | — |
| Kemurnian | — |
| Kategori | Materials Science > Polymer/Macromolecule Reagents > Monomers |
| Ukuran kemasan | 25g, 500g |
| Bentuk fisik | Padat, berbentuk serbuk |
| Penyimpanan | Simpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari paparan udara |
PEGDE harus disimpan dalam wadah tertutup rapat dan jauh dari sumber panas serta sinar matahari langsung. Penyimpanan dalam ruangan kering dan sejuk sangat dianjurkan untuk mempertahankan kualitas bahan. Saat menangani PEGDE, gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan dan masker untuk menghindari kontak langsung dengan kulit atau mata. Pastikan area kerja tetap bersih dan terkontrol untuk mencegah kontaminasi atau reaksi tidak terduga.
- Cunha dkk. (2022). Rubbery Polyhydroxyesters based on Polyethylene Glycol Diglycidyl Ether: Reaction and Vitrimer-like Behavior Catalyzed by Tin Octoate. Current Applied Polymer Science doi:10.2174/2452271605666220404144604
- Rahmi dkk. (2018). Preparation of polyethylene glycol diglycidyl ether (PEDGE) crosslinked chitosan/activated carbon composite film for Cd2+ removal. Carbohydrate Polymers doi:10.1016/j.carbpol.2018.07.051
- ERDEM (2020). pH and thermoresponsive comb-type grafted hydrogels based on polyethylene glycol diglycidyl ether and monoamino/diamino terminated jeffamines: synthesis, characterization and physicochemical properties. Cumhuriyet Science Journal doi:10.17776/csj.740831
Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.

