Langsung ke informasi produk
1 dari 1

TCI

CAS 606-04-2

Pamabrom TCI P2359

Pamabrom TCI P2359

Identitas Kimia

No. CAS
606-04-2
PubChem
CID 11806·SID 354333720
Rumus molekul
C11H18BrN5O3
Berat molekul
348.20 g/mol
Kemurnian
>98.0%(HPLC)(T)
Basis data rujukan
ChemSpider·ECHA·Wikipedia
Identifier lengkap (IUPAC, SMILES, InChIKey)
IUPAC
2-amino-2-methylpropan-1-ol;8-bromo-1,3-dimethyl-7H-purine-2,6-dione
SMILES
CC(C)(CO)N.CN1C2=C(C(=O)N(C1=O)C)NC(=N2)Br
InChIKey
ATOTUUBRFJHZQG-UHFFFAOYSA-N
Harga reguler Rp 1.405.950,00
Harga reguler Harga obral Rp 1.405.950,00
Obral Habis
Biaya pengiriman dihitung saat checkout.
Berat
Jumlah
Pembayaran hanya melalui request quotation dan dilakukan setelah tim kami menghubungi Anda. Mohon cantumkan nomor WhatsApp aktif untuk konfirmasi pesanan & pembuatan invoice. Estimasi pengiriman 2-4 minggu setelah pembayaran.

Dokumen Keamanan & Mutu

CoA (Certificate of Analysis)

Spesifik per batch produksi — diterbitkan dan dikirim bersama barang sesuai nomor lot yang Anda terima.

Contoh CoA segera tersedia.

💬 Minta CoA via WhatsApp

Lihat detail lengkap

TCI P2359 Pamabrom adalah campuran garam ekuimolar antara 8-bromoteofilin dan 2-amino-2-metil-1-propanol. Komponen aktifnya, 8-bromoteofilin, merupakan turunan xantin yang secara struktur berkerabat dengan teofilin dan kafein. Karena itu, TCI menggolongkannya dalam biokimia kelompok alkaloid. Pamabrom dikenal sebagai diuretik ringan dan banyak dijumpai sebagai komponen sediaan bebas untuk meredakan gejala pramenstruasi. Di laboratorium, bahan ini dipakai sebagai standar atau bahan riset untuk kepentingan analitik dan farmakologi eksperimental.

Pamabrom dipilih karena perannya yang spesifik sebagai zat aktif diuretik dalam formulasi kombinasi, sering bersama analgesik seperti parasetamol. Hal ini membuatnya penting sebagai bahan pembanding dalam pengembangan dan validasi metode analisis multikomponen. Struktur xantin terbrominasi memberikan karakter kromatografi dan spektroskopi UV yang khas, sehingga mudah dibedakan dari komponen lain. Sebagai bahan riset bermutu dari TCI, pamabrom memberi titik acuan yang konsisten untuk pengujian identitas, kadar, dan stabilitas.

Di Indonesia, pamabrom relevan bagi laboratorium analisis farmasi di perguruan tinggi, laboratorium pengembangan produk, dan peneliti farmakologi yang mempelajari senyawa turunan xantin. Mahasiswa farmasi dapat memakainya dalam penelitian pengembangan metode KCKT (HPLC) atau spektrofotometri untuk sediaan kombinasi. Kemasan 1 g dan 5 g sesuai untuk kebutuhan pembuatan larutan baku dan uji berulang. Produk ini ditujukan untuk penggunaan riset dan laboratorium, bukan untuk konsumsi.

Brosur TCI (PDF)

  • Pengembangan metode KCKT: pamabrom berfungsi sebagai baku pembanding untuk memisahkan dan menetapkan kadar zat ini bersama analgesik dalam sediaan kombinasi.
  • Validasi metode spektrofotometri UV: kromofor xantin memberikan serapan khas, sehingga pamabrom cocok untuk studi linearitas, akurasi, dan presisi dalam validasi metode analitik.
  • Uji stabilitas dan degradasi paksa: bahan murni diperlukan untuk mengidentifikasi produk degradasi dan memastikan metode analisis mampu membedakan zat aktif dari hasil uraiannya.
  • Riset farmakologi turunan xantin: sebagai analog teofilin terbrominasi, pamabrom dapat dipakai untuk membandingkan aktivitas diuretik atau interaksi reseptor adenosin dalam studi eksperimental.
  • Studi praformulasi: karakterisasi kelarutan, kompatibilitas dengan eksipien, dan sifat fisikokimia pamabrom mendukung riset pengembangan formulasi sediaan padat di laboratorium.

Merek TCI
Nomor CAS 606-04-2
Rumus molekul —
Kemurnian —
Kategori Life Science > Biochemicals and Reagents > Alkaloids
Ukuran kemasan 1g, 5g
Bentuk fisik padatan serbuk (rujuk sertifikat analisis)
Penyimpanan sejuk, kering, tertutup rapat; hanya untuk penggunaan riset

Simpan pamabrom dalam wadah asli yang tertutup rapat, di tempat sejuk dan kering serta terlindung dari cahaya langsung dan kelembapan, sesuai petunjuk pada label. Karena bahan ini aktif secara farmakologis, hindari menelan, menghirup debu, dan kontak dengan kulit maupun mata. Gunakan sarung tangan, masker atau lemari asam saat menimbang, serta kacamata pengaman. Beri label yang jelas pada larutan baku yang dibuat beserta tanggal pembuatannya. Rujuk SDS untuk informasi bahaya lengkap.

Referensi dihimpun otomatis dari Crossref dan setiap DOI diverifikasi keberadaannya. AMI Scientific tidak berafiliasi dengan penulis maupun penerbit.